Kapal LNG Maleo bersiap melakukan proses pemuatan LNG di Terminal DSLNG, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Senin (17/8).(MI/Ihfa Firdausya)
PT Donggi-Senoro LNG (DSLNG), perusahaan pengolahan gas alam cair (LNG) di Indonesia, konsisten menjaga pasokan LNG baik untuk pasar dunia maupun domestik. Sejak beraksi pada 2015, Kilang DSLNG di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, telah memproduksi nyaris 500 kargo LNG.
"Kita setahun produksi 41 kargo. Sejak 2015 sudah 480 sekian," ungkap Plant Deputy General Manager DSLNG Sugianto Daesani kepada awak media nan berjamu ke Kilang DSLNG di Kabupaten Banggai, Senin (17/8).
Kapasitas standar satu kargo mencapai sekitar 125 ribu meter kubik LNG. Pada tahun ini, kata Sugianto, realisasi produksi DSLNG sudah sekitar 28 kargo. Hingga Desember mendatang, perusahaan ditargetkan memproduksi 12 kargo lagi.
Untuk tahun ini, kata Sugianto, sekitar 15 kargo dialokasikan untuk kebutuhan dalam negeri nan disalurkan kepada PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) alias PGN. Sementara sekitar 26 kargo ditujukan untuk pasar ekspor, terutama Jepang dan Korea.
Sebagai informasi, kilang tunggal DSLNG mempunyai kapabilitas produksi sekitar 2 juta ton per tahun. Adapun pasokan gas untuk produksi tersebut sekitar 335 juta kaki kubik per hari alias million standard cubic feet per day (MMSCFD).
Seiring peningkatan permintaan domestik nan signifikan, DSLNG menyatakan kesiapan jika kudu menambah alokasi pasokan gas ke depannya.
"Kita studinya sudah punya. Lahannya tetap banyak. Dari sisi operasi kami siap, tapi kelak pendanaannya tentu sembari memandang nilai gasnya. Jadi jika ada penambahan sampai 100 MMSCFD, kita siap andaikan memang kelak nilai gasnya masuk," ungkap Sugianto.
Peningkatan porsi domestik tersebut tak terlepas dari kebijakan pemerintah nan mengutamakan pemenuhan kebutuhan gas dalam negeri.
"Kita kudu mematuhi kebijakan itu bahwa kebutuhan dalam negeri kudu dicukupi dulu oleh LNG produsen dalam negeri. Nah itu kan dibagi antara PT Badak LNG dan BP Tangguh," jelasnya. (Ifa/E-1)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·