ARTICLE AD BOX
loading...
Mendagri memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (13/7/2026). Foto: Sindonews
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah wilayah (Pemda) terus memperkuat langkah-langkah pengendalian inflasi agar laju inflasi nasional tetap berada di bawah pemisah atas sasaran pemerintah sebesar 3,5 persen.
Berdasarkan info Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi month-to-month (m-to-m) pada Juni 2026 terhadap Mei 2026 tercatat sebesar 0,44 persen, sedangkan inflasi year-on-year (y-o-y) Juni 2026 terhadap Juni 2025 mencapai 3,34 persen. Menurut Mendagri, nomor tersebut tetap berada dalam kategori aman, tetapi tetap perlu diwaspadai.
Baca juga: Mendagri Minta Pemda Jaga Inflasi Lewat Stabilitas Harga Pangan
Hal tersebut disampaikan Mendagri saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi nan dirangkaikan dengan Pembahasan Progres Sensus Ekonomi, Rilis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Versi 3 Tahun 2026, serta Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah. Rakor berjalan secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (13/7/2026).
"Kita tentu perlu banyak berupaya agar jangan sampai menyentuh nomor 3,5 persen. Karena memberatkan masyarakat terutama desil 1 sampai desil 4 itu bakal terasa," katanya.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·