Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.(Dok. Kemenhub)
MENTERI Perhubungan Dudy Purwagandhi memberikan apresiasi tinggi terhadap respons sigap tim SAR campuran dalam mengevakuasi penumpang dan awak KMP Putri Yasmin nan mengalami kebakaran di perairan Selat Lombok, Rabu (12/8). Kecepatan penanganan dinilai krusial mengingat karakter arus Selat Lombok nan menantang.
"Tentunya, kami mengapresiasi respons nan sangat sigap dan baik dari tim SAR campuran dan seluruh pemangku kepentingan nan terlibat," ujar Dudy saat meninjau situasi di Pelabuhan ASDP Lembar, Lombok Barat.
KMP Putri Yasmin dilaporkan terbakar pada Rabu awal hari saat sedang menempuh perjalanan dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok. Segera setelah info diterima, tim SAR campuran langsung meluncurkan operasi pengamanan untuk meminimalisasi akibat kecelakaan.
Berdasarkan info sementara operasi SAR, sebanyak 172 orang sukses dievakuasi dalam kondisi selamat. Dari jumlah tersebut, 12 orang kudu mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, sementara satu penumpang wanita dilaporkan meninggal bumi dalam kejadian tersebut.
Menhub menegaskan bahwa berasas laporan pemeriksaan sebelum keberangkatan, KMP Putri Yasmin sebenarnya telah dinyatakan laik berlayar. "Kapal ini laik melaut, berasas hasil pemeriksaan," tegasnya menanggapi status kelaikan armada tersebut.
Terkait dugaan penyebab kebakaran nan dipicu ledakan dari truk ekspedisi di geladak kapal, Dudy menyatakan pihaknya belum bisa memberikan konklusi prematur. Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh korban sebelum masuk ke tahap investigasi mendalam.
Selanjutnya, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bakal diterjunkan untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Hasil investigasi KNKT nantinya bakal menjadi dasar pertimbangan menyeluruh untuk memperkuat pengawasan dan pencegahan kecelakaan transportasi laut di masa mendatang. (Ant/Z-10)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·