Menjelajah Belalai Gajah Kosmik di Rasi Bintang Cepheus

2 jam yang lalu 4
Menjelajah Belalai Gajah Kosmik di Rasi Bintang Cepheus NASA menampilkan potret Menara Belalai Gajah (vdB 142) sepanjang 20 tahun sinar di Rasi Cepheus. Simak karakter pabrik pembentukan bintang baru ini!(NASA)

BADAN Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) kembali memukau pencinta astronomi lewat rilis gambar Astronomy Picture of the Day (APOD). Kali ini, NASA menampilkan keelokan visual struktur Antariksa nan dikenal sebagai Elephant’s Trunk Nebula alias Nebula Belalai Gajah.

Awan gas dan debu antarbintang nan menyerupai belalai gajah ini meliuk di dalam wilayah emisi serta kompleks gugus bintang muda IC 1396. Struktur kosmik nan juga terdaftar dengan nama katalog vdB 142 tersebut membentang sangat panjang, ialah mencapai lebih dari 20 tahun cahaya.

Tampilan perincian nan ditangkap melalui pengamatan teleskopis ini memperlihatkan gumpalan gas serta debu dingin antarbintang nan melimpah di area tersebut. Tepian alias mantel luar nebula tampak menyala terang akibat terhempas dan tersapu radiasi dari bintang-bintang muda di sekitarnya.

Di kembali sapuan sinar terang tersebut, gumpalan awan gelap berbentuk sulur nan pekat menyimpan kegunaan penting. Bagian awan debu nan gelap ini bertindak sebagai bahan baku utama pembuatan bintang baru, sekaligus menyembunyikan bakal bintang (protostar) nan sedang berkembang di dalamnya.

Secara keseluruhan, kompleks IC 1396 berjarak sekitar 3.000 tahun sinar dari Bumi di area Rasi Bintang Cepheus. Objek astronomi nan tergolong redup ini sebenarnya mencakup wilayah nan sangat luas di langit malam, ialah membentang lebih dari 5 derajat.

Meskipun kompleks aslinya sangat luas, potret belalai gajah kosmik dari bagian atas hingga bawah nan dirilis NASA ini mencakup bagian pandang setinggi nyaris 1 derajat. Rentang visual tersebut berukuran sedikit lebih mini jika dibandingkan dengan perspektif pandang dua Bulan purnama nan dijajarkan di langit. (NASA/Z-2)

Selengkapnya