Penny Wong.(Youtube Penny Wong)
MENTERI Luar Negeri Australia, Penny Wong, menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di tengah suasana peringatan kemerdekaan tersebut, Wong juga menyampaikan duka mendalam atas musibah gempa bumi nan melanda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada akhir pekan lalu.
Berdasarkan laporan nan diterima, gempa tersebut mengakibatkan kehancuran nan signifikan dengan sedikitnya 53 orang dilaporkan meninggal bumi dan banyak lainnya mengalami luka-luka. Wong menegaskan bahwa Australia berdiri berbareng pemerintah dan rakyat Indonesia dalam menghadapi masa susah ini.
"Saya berbareng dengan Perdana Menteri Australia turut menyampaikan rasa duka mendalam atas jatuhnya korban jiwa, serta menyampaikan simpati kami kepada semua pihak nan terdampak oleh peristiwa tragis ini," ujar Penny Wong dalam pernyataan resminya, Senin (17/8).
Sejarah Panjang Dukungan Australia
Dalam momentum HUT ke-81 RI, Wong mengenang kembali sejarah panjang hubungan kedua negara. Ia mengutip pernyataan Presiden Prabowo Subianto nan sering menyebut Australia sebagai salah satu pihak nan sejak awal mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Australia tercatat mengumumkan pengakuan de facto terhadap Pemerintah Indonesia pada 9 Juli 1947. Saat Belanda melancarkan serangan militer besar-besaran, Australia membawa persoalan tersebut ke Dewan Keamanan PBB. Indonesia kemudian memilih Australia sebagai perwakilannya dalam komite penyelesaian sengketa nan dibentuk PBB.
"Kami bangga bakal sejarah tersebut, lantaran kami menyadari bahwa keamanan Australia berjuntai pada hubungan kita dan area tempat kita berada," tambah Wong.
Penguatan Kemitraan Strategis
Menlu Wong menekankan bahwa saat ini hubungan antara Indonesia dan Australia sebagai tetangga dan mitra menjadi lebih erat dari sebelumnya. Ia merujuk pada dua tonggak sejarah krusial dalam hubungan bilateral kedua negara:
- Perjanjian Lombok: Ditandatangani 20 tahun lalu, mengukuhkan komitmen saling menghormati kedaulatan dan integritas wilayah.
- Traktat Keamanan Bersama: Ditandatangani di Jakarta pada Februari lalu, nan bermaksud memperdalam kemitraan demi menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.
Menurut Wong, pemerintahan Perdana Menteri Anthony Albanese berkomitmen membawa hubungan dengan Indonesia ke tingkat nan lebih tinggi. "Sebagaimana disampaikan oleh Perdana Menteri Australia, tidak ada hubungan nan lebih krusial bagi Australia selain hubungan dengan Indonesia," pungkasnya. (I-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·