ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Begitu wasit Francois Letexier meniup peluit panjang tanda Argentina menang 3-2 atas Mesir di Piala Dunia 2026, Lionel Messi menangis.
Messi menangis seperti bocah mini nan baru saja memenangkan pertandingan kejuaraan pertamanya. Tangis senang atas kejadian ajaib nan baru saja dialami.
Bagaimana tidak, Argentina tertinggal 0-2 hingga menit ke-75. Sebelumnya, pada babak pertama, Messi kandas penalti. Argentina seperti tak bakal menang atas Mesir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Messi bukan sosok nan mudah menyerah dengan keadaan. Pada menit ke-79, Messi membikin Assist untuk gol Cristian Romero. Gol ini menghidupkan asa Argentina.
Lima menit berselang, giliran Messi menciptakan gol penyeimbang. Kemenangan Mesir nan sudah di depan mata disirnakan Messi lewat satu assist dan satu golnya.
Karena itu, setelah Argentina lolos ke perempat final berkah gol penentu Enzo Fernandez, Messi sangat tersentuh. Perasaan haru senang di dalam dirinya tidak tertahankan.
Dari video nan beredar di media sosial, Messi menangis tersedu-sedu, tak jauh berbeda dengan Cristiano Ronaldo dan Neymar nan tersingkir dari Piala Dunia 2026.
Setelah stabil, Messi membuka jerseynya, menarik nafas dalam dan menatap ke angkasa. Setelah berganti baju, rekan-rekannya mengangkat Messi ke udara dalam selebrasi kebahagiaan.

Bedanya, Messi dikuasai tangis haru plus bahagia. Sekali lagi Messi menjadi inspirasi kebangkitan tim Argentina di dalam situasi sulit. Messi tetap menjadi pahlawan negaranya di Piala Dunia 2026.
"Dia layak menangis," kata Lautaro Martinez. "Karena dia adalah panutan kami, pembimbing kami, orang nan paling banyak membantu kami," ujarnya dilansir dari Bola VIP.
(abs/ptr)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·