Misteri Penculikan Nancy Guthrie: Kegagalan Investigasi dan Ketegangan FBI-Sheriff

2 jam yang lalu 5
 Kegagalan Investigasi dan Ketegangan FBI-Sheriff (Dok Istimewa)

ENAM bulan berlalu sejak Nancy Guthrie diculik dari rumah peternakan miliknya di Catalina Foothills, Tucson, Arizona. Namun, hingga saat ini, satuan tugas campuran federal dan lokal belum sukses menemukan titik terang mengenai keberadaan wanita berumur 84 tahun tersebut maupun para penculiknya.

Kasus nan bermulai pada 1 Februari ini menarik perhatian dunia, bukan hanya lantaran korbannya adalah ibu dari presenter ternama program Today NBC, Savannah Guthrie, tetapi juga lantaran serangkaian kegagalan prosedur investigasi di lapangan. Investigasi awal nan dilakukan oleh Departemen Sheriff Pima County sekarang menjadi sorotan tajam.

Kegagalan Prosedur di Tempat Kejadian Perkara

Laporan investigasi mengungkapkan bahwa deputi sheriff pada awalnya meremehkan temuan bercak darah kering di teras depan rumah Nancy. Mereka juga kandas memasang garis polisi (police tape) untuk mengamankan bukti sensitif di letak kejadian. Akibatnya, wartawan, livestreamer, hingga kurir pengiriman peralatan bebas keluar masuk area teras nan semestinya steril.

Selain itu, terjadi keterlambatan krusial dalam pengerahan armada udara untuk pencarian. Pesawat pencari tetap berada di landasan hingga senja hanya lantaran menunggu deputi nan terlatih mengoperasikan sistem surveilans canggih. Padahal, info dari perangkat pacu jantung Nancy menunjukkan sinyal Bluetooth-nya berakhir mengirim info sejak pukul 02.28 awal hari pada hari kejadian.

Ketegangan antara FBI dan Sheriff Pima County

Buntunya kasus ini memicu tindakan saling tuding antara Direktur FBI, Kash Patel, dan Sheriff Pima County, Chris Nanos. Patel mengkritik bahwa timnya sempat dihalangi untuk masuk ke dalam investigasi selama empat hari pertama nan sangat kritis. Ia mengeklaim jika FBI mendapatkan akses ke rekaman kamera Nest lebih awal, info nan diperoleh mungkin bakal lebih signifikan.

Di sisi lain, Sheriff Chris Nanos membantah ada penundaan tersebut. Nanos, nan saat ini menghadapi mosi tidak percaya dari serikat pekerjanya sendiri, menegaskan bahwa pihaknya bekerja keras setiap hari. "Kasus ini tidak dingin," tegas Nanos dalam wawancara terbaru, meski dia mengakui pengetesan DNA sejauh ini belum membuahkan hasil.

Jejak Digital dan Catatan Tebusan

Penculik sempat mengirimkan dua pesan tebusan secara daring. Pesan pertama meminta tebusan sebesar US$4 juta dalam corak bitcoin nan kemudian meningkat menjadi US$6 juta. Pesan tersebut mengandung perincian nan hanya diketahui pelaku, seperti keberadaan Apple Watch putih di samping tempat tidur dan lampu sorot nan rusak di laman belakang.

Namun, angan family pupus saat pesan kedua diterima. Pesan tersebut menyatakan penyesalan dan memberikan petunjuk tragis bahwa Nancy dikubur di alam. Hingga kini, pencarian di beragam lokasi, termasuk gurun Sonoran di Meksiko, tidak membuahkan hasil.

Detail Tersangka: Berdasarkan rekaman kamera Nest nan sukses dipulihkan, tersangka adalah seorang laki-laki dengan tinggi sekitar 175-178 cm, perawakan rata-rata, mengenakan masker ski, dan membawa ransel Ozark Trail Hiker Pack 25 liter berwarna hitam nan dijual eksklusif di Walmart.

Dilema Savannah Guthrie

Savannah Guthrie, nan sempat mengambil libur panjang untuk mendampingi keluarganya di Tucson, sekarang telah kembali ke meja jangkar Today. Dalam wawancara nan emosional, dia mengungkapkan ketakutannya bahwa ketenaran televisinya mungkin menjadi argumen ibunya menjadi target.

"Apakah ini lantaran saya? Apakah saya nan membawa mereka ke tempat tidurnya?" ungkap Savannah penuh kesedihan. Ia sekarang menggunakan platform medianya untuk terus menyuarakan kasus ini, menawarkan hadiah US$1 juta bagi siapa saja nan bisa memberikan info untuk memulangkan ibunya.

Hingga buletin ini diturunkan, status Nancy Guthrie tetap dinyatakan hilang, sementara tekanan publik terhadap efektivitas penegakan norma di Pima County terus meningkat seiring dengan tidak adanya tersangka nan ditahan setelah pembebasan seorang pengemudi DoorDash nan sempat dicurigai. (The Wall Street Journal./I-2)

Selengkapnya