Mobil Listrik Berlomba-lomba Mau "Jajah" Jalanan RI, Ini Terlaris Juli

15 jam yang lalu 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Persaingan pasar mobil listrik berbasis baterai alias battery electric vehicle (BEV) di Indonesia semakin sengit. Sejumlah model baru mulai menunjukkan taring, sementara pemain nan lebih dulu menguasai pasar tetap bisa mempertahankan posisi teratas.

Berdasarkan info penjualan wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), BYD Atto 1 kembali menjadi mobil listrik paling laku di Indonesia pada Juli 2026. Distribusinya dari pabrik ke dealer mencapai 4.233 unit dalam satu bulan.

Capaian tersebut membikin Atto 1 menjadi satu-satunya mobil listrik nan bisa menembus pengedaran lebih dari 4.000 unit sepanjang Juli. Model tersebut juga unggul cukup jauh dari pesaing terdekatnya.

Posisi kedua ditempati Jaecoo J5 BEV dengan pengedaran 3.155 unit. Sementara Geely EX2 berada di ranking ketiga setelah mencatat pengiriman sebanyak 1.592 unit.

Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, posisi puncak mengalami perubahan. Jaecoo J5 BEV nan sebelumnya memimpin kudu turun satu peringkat, sementara Atto 1 kembali mengambil alih takhta penjualan.

Secara keseluruhan, pengedaran mobil listrik pada Juli 2026 mencapai 13.972 unit. Angka tersebut meningkat sekitar 10% dibandingkan Juni 2026 nan berada di level 12.701 unit.

Menariknya, pertumbuhan pasar pada Juli tidak hanya ditopang oleh model-model nan sudah lama beredar. Pendatang baru juga mulai mendapatkan respons positif dari konsumen. Salah satunya adalah Wuling Aira EV. Mobil listrik tersebut baru diperkenalkan pada 29 Juli 2026, tetapi langsung mencatat pengedaran 721 unit sepanjang bulan tersebut.

Capaian itu menempatkan Aira EV di posisi keempat daftar mobil listrik terlaris Juli. Dengan demikian, mobil listrik mungil tersebut langsung masuk jejeran lima besar hanya dalam waktu singkat sejak peluncurannya.

Di bawah Aira EV terdapat MG S5 EV dengan pengedaran 627 unit. Angka tersebut merupakan akumulasi dari sejumlah varian, ialah Ignite, Magnify, dan Magnify Max.

BYD kembali menempatkan model lainnya di posisi keenam melalui Atto 3 dengan pengedaran 611 unit. Model SUV listrik tersebut tetap menjadi salah satu pilihan konsumen meski penjualannya sepanjang tahun mengalami pergerakan naik turun.

VinFast VF3 berada di posisi ketujuh dengan 377 unit. Mobil listrik berukuran mungil tersebut tetap menjadi salah satu penopang utama penjualan VinFast di pasar Indonesia.

Geely kemudian menempatkan EX5 di posisi kedelapan dengan 333 unit. Sementara Wuling Darion EV mencatat 219 unit dan berada di posisi kesembilan. Posisi terakhir dalam daftar 10 besar ditempati Xpeng X9 dengan pengedaran 217 unit.

Jika daftar diperluas, persaingan terlihat semakin beragam. Chery J6 mencatat 202 unit, diikuti BYD M6 sebanyak 171 unit dan Denza D9 sebanyak 159 unit.

Wuling Binguo EV membukukan 146 unit, sedangkan Wuling Eksion EV mencatat 144 unit. Aion Y Plus berada di nomor 132 unit, Xpeng G6 sebanyak 125 unit dan Aion V sebanyak 87 unit. Sementara itu, Aletra L8 EV mencatat 75 unit dan Aion UT sebanyak 66 unit.

Data tersebut menunjukkan pasar mobil listrik Indonesia tidak lagi hanya diisi oleh segelintir model. Berbagai merek mulai berebut konsumen melalui rentang harga, corak kendaraan, hingga segmen nan semakin beragam.

Di sisi lain, kekuasaan Atto 1 pada Juli menunjukkan bahwa persaingan nan semakin ramai belum otomatis menggeser model nan telah mempunyai daya tarik kuat di pasar.

Dengan pengedaran 4.233 unit, Atto 1 mempunyai selisih 1.078 unit dari Jaecoo J5 BEV nan berada di posisi kedua. Jarak tersebut menunjukkan tetap adanya gap nan cukup besar antara pemimpin pasar dan pesaing terdekatnya.

Namun, kemunculan Aira EV menjadi sinyal lain bahwa peta persaingan bisa berubah dengan cepat. Model nan baru masuk pasar pun dapat langsung mencatatkan volume signifikan andaikan bisa menawarkan kombinasi harga, fitur dan daya tarik nan sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Berikut daftar 10 mobil listrik terlaris di Indonesia berasas pengedaran wholesales Gaikindo pada Juli 2026:

1. BYD Atto 1 - 4.233 unit
2. Jaecoo J5 BEV - 3.155 unit
3. Geely EX2 - 1.592 unit
4. Wuling Aira EV - 721 unit
5. MG S5 EV - 627 unit
6. BYD Atto 3 - 611 unit
7. VinFast VF3 - 377 unit
8. Geely EX5 - 333 unit
9. Wuling Darion EV - 219 unit
10. Xpeng X9 - 217 unit
11. Chery J6 - 202 unit
12. BYD M6 - 171 unit
13. Denza D9 - 159 unit
14. Wuling Binguo EV - 146 unit
15. Wuling Eksion EV - 144 unit
16. Aion Y Plus - 132 unit
17. Xpeng G6 - 125 unit
18. Aion V - 87 unit
19. Aletra L8 EV - 75 unit
20. Aion UT - 66 unit.

Pengunjung memandang BYD Atto 1 dalam arena Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 nan berjalan di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang, Sabtu (1/8/2026). (CNBC Indonesia/Tias Budiarto)Pengunjung memandang BYD Atto 1 dalam arena Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 nan berjalan di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang, Sabtu (1/8/2026). (CNBC Indonesia/Tias Budiarto) Foto: Pengunjung memandang BYD Atto 1 dalam arena Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 nan berjalan di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang, Sabtu (1/8/2026). (CNBC Indonesia/Tias Budiarto)

(dce) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya