Mochizuki: Kerja Keras Jadi Kunci Timnas Putri Indonesia Juarai AFF Women's Cup 2026

1 jam yang lalu 2
 Kerja Keras Jadi Kunci Timnas Putri Indonesia Juarai AFF Women's Cup 2026 Timnas Putri Indonesia merayakan gelar juara Piala AFF Putri 2026.(Antara)

PELATIH timnas putri Indonesia Satoru Mochizuki menyebut kerja keras tim menjadi aspek utama keberhasilan menjuarai AFF Women's Cup (Piala AFF Putri) 2026. Garuda Pertiwi menjuarai Piala AFF Putri 2026 setelah mengalahkan tim nasional putri Laos dengan skor telak 5-0 di Kuala Lumpur Football Stadium, Malaysia, Rabu.

"Sangat senang kali ini kami bisa juara. Kami bisa juara lantaran kerja keras para pemain dan support tim ofisial. Saya mau mengucapkan selamat dan terima kasih kepada mereka semua," kata Mochizuki dalam wawancara dengan Tim Media PSSI, seperti dipantau di Jakarta, Kamis (23/7).

Dalam laga final tersebut, skuad didikan pembimbing Satoru Mochizuki tampil dominan sejak menit awal. Garuda Pertiwi membuka kelebihan pada menit ke-33 lewat tindakan Sydney Hopper nan memanfaatkan kemelut dari sepak pojok.

Memasuki babak kedua, kekuasaan Indonesia semakin tak terbendung. Isabelle Nottet menggandakan kelebihan pada menit ke-48 melalui tindakan perseorangan impresif. Pesta gol bersambung lewat tembakan Estella Loupatty (55'), lampau sepakan Felicia de Zeeuw (67'), dan ditutup dengan manis oleh Emily Nahon pada menit ke-83. "Jadi melalui turnamen kali ini, saya rasa pemain dan juga pembimbing ikut berkembang bersama-sama," tambah pembimbing asal Jepang itu.

Sementara, Sheva Imut sebagai perwakilan pemain mengatakan berterima kasih timnya kembali menjadi juara. Kebahagiaan dalam turnamen itu semakin komplit setelah dia mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik. "Pasti bangga, senang, sedih, terharu, kombinasi campur semuanya. Bersyukur juga lantaran kami mendapatkan kesempatan buat pertahankan juara," kata Sheva.

Gelar juara itu adalah gelar kedua Indonesia dalam AFF Women's Cup, setelah gelar serupa pada jenis 2024, lewat kemenangan 3-1 atas Kamboja. Selain mempertahankan gelar juara, prestasi itu juga membikin Indonesia berperan-serta pada arena ASEAN Women’s Championship 2027, sebuah kejuaraan sepak bola putri nan diikuti tim-tim terbaik di Asia Tenggara.

Pada tahun lalu, Indonesia tidak bisa melakukan banyak. Mereka menempati posisi ahli kunci Grup A setelah tidak bisa bersaing dengan dua kekuatan besar sepak bola putri Vietnam dan Thailand.

"Kami tidak mau merasa puas sampai di sini saja. Kami mau bersiap lebih baik menghadapi ASEAN Women's Championship 2027," kata Mochizuki. (Ant/P-3)

Selengkapnya