Pelatih Real Madrid Jose Mourinho.(AFP)
JOSE Mourinho memihak Vinicius Junior setelah penyerang Real Madrid itu terlibat perselisihan dengan pemain dan suporter Espanyol dalam kemenangan 2-1 pada laga pembuka LaLiga, Minggu (23/8).
Jude Bellingham membawa Real Madrid unggul pada menit kesembilan melalui sundulan. Namun, Espanyol menyamakan kedudukan lewat Alex Calatrava sebelum babak pertama berakhir.
Madrid terus berupaya mencari gol kemenangan dan akhirnya mendapatkannya pada menit ke-90. Pemain pengganti Carlos Espí mencetak gol melalui penyelesaian di dalam kotak penalti untuk memastikan tiga poin bagi tim didikan Mourinho.
Vinicius sempat dilanggar Calatrava pada awal pertandingan, tetapi tidak ada balasan untuk pemain Espanyol tersebut. Vinicius kemudian mendapat kartu kuning setelah terlibat perselisihan dengan pemain nan sama.
Mourinho menilai Vinicius mendapatkan perlakuan berlebihan dari musuh dan penonton. "Vini bukan orang suci, tetapi apa nan dilakukan kepadanya sudah berlebihan," kata Mourinho dikutip dari ESPN.
Mourinho menyebut Vinicius kudu mempunyai kontrol emosi nan baik agar tidak mendapat balasan dalam pertandingan. "Ini membuatnya frustrasi. Dia kudu mempunyai kontrol emosi nan tinggi," ujar Mourinho.
Pelatih asal Portugal itu apalagi meminta Vinicius berhati-hati ketika merayakan gol agar tidak mendapat kartu. "Ini sulit. Kita berada di era antiperundungan, tetapi terhadap Vini, kita tetap berada di era perundungan," kata Mourinho.
Kemenangan tersebut menjadi laga pertama Mourinho setelah kembali menangani Real Madrid untuk periode kedua, sekitar 13 tahun setelah meninggalkan klub. Ia sebelumnya melatih Madrid pada 2010-2013 dan mempersembahkan gelar LaLiga serta Copa del Rey.
Mourinho juga memberikan pujian kepada Bellingham nan baru kembali berlatih pada pekan lampau setelah tampil berbareng Inggris di Piala Dunia. "Saya menyukai Jude nan seperti ini. Dia kudu bermain dekat dengan gawang," ujar Mourinho.
Mourinho menilai Bellingham dapat memberikan kontribusi lebih besar jika bermain dekat dengan lini depan dibandingkan ditempatkan sebagai gelandang nomor enam alias delapan. (Ndf/P-3)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·