Muktamar ke-35 NU Diyakini Lahirkan Figur Ketua Umum yang Mempersatukan

59 menit yang lalu 3
Muktamar ke-35 NU Diyakini Lahirkan Figur Ketua Umum nan Mempersatukan Ketua Presidium Nasional Garda Ulama Munawar Fuad Noeh.(dok.istimewa)

PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan membuka Muktamar PBNU nan bakal berjalan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026. Muktamar PBNU diharapkan dapat melahirkan figur Rais Aam dan Ketua Umum nan bisa membawa Nahdlatul Ulama (NU) semakin maju.

“Muktamar PBNU ke-35 kudu menjadi momentum untuk mempersatukan dan mempererat persaudaraan nahdliyin,” kata Ketua Presidium Nasional Garda Ulama Munawar Fuad Noeh dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (25/8).

Fuad menjelaskan, beragam rumor mengenai kontestasi pemilihan Ketua Umum PBNU terus beredar. Namun, menurut dia, dinamika tersebut tidak semestinya mengurangi prinsip muktamar sebagai forum untuk membahas masa depan NU, terutama ketika organisasi tersebut memasuki abad keduanya.

“Figur bakal calon Ketua Umum nan beredar saat ini sangat representatif lantaran berasal dari beragam wilayah. Saya beruntung telah berbincang dengan seluruh bakal calon Ketua Umum,” ujar Fuad.

Fuad menilai banyaknya bakal calon Ketua Umum menunjukkan bahwa proses kaderisasi di tubuh NU melangkah dengan baik. Menurutnya, dinamika tersebut merupakan bagian dari proses kerakyatan sekaligus menunjukkan adanya banyak kader potensial nan siap memimpin organisasi.

Fuad berambisi seluruh dinamika nan berjalan selama muktamar dapat menjadi momentum bagi penduduk NU untuk kembali mengenali akar sejarah dan asal-usul NU, sekaligus membangun rekonsiliasi setelah beragam rumor nan menerpa organisasi tersebut. (Cah/P-3)

Selengkapnya