Muktamar NU Digelar 27-31 Agustus 2026, Gus Yahya Pastikan Kesiapan

1 jam yang lalu 2
Muktamar NU Digelar 27-31 Agustus 2026, Gus Yahya Pastikan Kesiapan Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf memastikan Muktamar NU siap digelar pada 27-31 Agustus 2026.(Dok. Antara)

KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf memastikan penyelenggaraan Muktamar NU siap digelar pada 27-31 Agustus 2026 mendatang. Kepastian ini disampaikan di tengah munculnya sejumlah dinamika dan klaim sepihak menjelang forum tertinggi organisasi tersebut.

Dalam kunjungannya di Bandung, Jawa Barat, Jumat (21/8), laki-laki nan berkawan disapa Gus Yahya ini menegaskan bahwa seluruh persiapan teknis telah melangkah sesuai rencana. Ia optimistis agenda besar penduduk Nahdliyin ini bakal dibuka tepat waktu.

"Alhamdulillah, kita sudah siap jalan. Insya Allah kelak dibuka tanggal 27, dan kita laksanakan sampai dengan tanggal 31 Agustus nan bakal datang," ujar Yahya di Bandung.

Menanggapi dinamika nan berkembang, Yahya menyoroti adanya pihak-pihak nan menggunakan klaim tertentu untuk memengaruhi psikologis peserta. Menurutnya, klaim nan mengatasnamakan "perintah" alias petunjuk unik tersebut hanyalah upaya untuk menimbulkan kekhawatiran.

"Ya, saya kira itu lantaran ada orang nan mengklaim. Mungkin kampanye lah, tapi dengan menyatakan 'ini perintah' dan sebagainya. Klaim saja untuk menakut-nakuti orang," tegasnya.

Ia meminta seluruh kader dan peserta Muktamar untuk tidak terpengaruh oleh pernyataan nan tidak jelas sumbernya. Yahya menekankan pentingnya menjaga konsentrasi pada agenda organisasi daripada mempercayai isu-isu nan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Yahya juga memohon angan restu dan support dari semua pihak agar Muktamar NU dapat berjalan lancar. Forum ini menjadi momentum krusial bagi Nahdlatul Ulama untuk menentukan arah kebijakan dan agenda organisasi pada masa khidmat berikutnya.

Muktamar NU merupakan otoritas tertinggi dalam pengambilan keputusan organisasi, nan tidak hanya memilih kepemimpinan baru, tetapi juga merumuskan respons strategis NU terhadap persoalan keumatan dan kebangsaan. (Z-10)

Selengkapnya