Jakarta, CNBC Indonesia - Dana Moneter Internasional (IMF) mengumumkan bahwa tim stafnya bakal melakukan kunjungan ke Senegal pada minggu ini. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk melanjutkan obrolan mengenai kebijakan dan reformasi nan nantinya dapat didukung melalui pengaturan pinjaman baru bagi negara Afrika Barat tersebut.
Mengutip Reuters, Selasa (18/8/2026), tim komplit IMF dijadwalkan bakal berada di Senegal mulai tanggal 19 Agustus hingga 1 September mendatang. Seorang sumber nan mengetahui obrolan tersebut mengungkapkan bahwa kunjungan selama dua pekan ini merupakan gambaran perkembangan pinjaman sebelumnya.
"Ini merupakan tinjauan dari kemajuan nyata menuju program pinjaman baru bagi Senegal dan bakal melibatkan pembahasan teknis nan lebih mendalam," ujar sumber tersebut.
Pada tanggal 3 Agustus lalu, ahli bicara IMF sempat menyatakan kepada Reuters bahwa staf IMF selalu siap untuk berjamu segera setelah pihak otoritas Senegal memberikan sinyal kesiapan untuk memasuki fase obrolan selanjutnya. Kunjungan ini pun menjadi langkah terbaru untuk membantu menyelesaikan masalah pelaporan utang nan sempat terungkap pada tahun 2024 silam, di mana kejadian tersebut sebelumnya telah menyebabkan pembekuan pada program IMF nan lama.
Sebagai bagian dari upaya pemulihan, menteri delegasi anggaran Senegal diketahui telah melakukan kunjungan ke China pada pekan lalu. China saat ini memegang status sebagai kreditur bilateral terbesar bagi negara tersebut.
Senegal dan IMF sendiri telah bahu-membahu bekerja keras untuk membenahi rumor utang sejak tahun 2024. Masalah ini bermulai ketika para pemimpin negara nan baru terpilih saat itu mengungkapkan tumpukan utang nan jauh lebih besar daripada nomor nan dilaporkan sebelumnya.
(tps)
[Gambas:Video CNBC]

11 jam yang lalu
5








English (US) ·
Indonesian (ID) ·