ilustrasi serangan kolonialis Israel ke kamp pengungsi di dekat Yerussalem, Palestina.(Anadolu)
SEKRETARIS Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam serangan kolonialis Israel terhadap kamp pengungsi Qalandiya di sebelah utara Yerusalem nan diduduki.
Dalam pernyataan nan dirilis pada Kamis (6/8), OKI mengatakan serangan itu terjadi di tengah laporan nan memperingatkan potensi ekspansi agresi kolonialis Israel terhadap kamp-kamp pengungsi lainnya di Tepi Barat.
Pihaknya menegaskan bahwa serangan terhadap kamp Qalandiya merupakan pelanggaran nyata terhadap norma internasional, norma humaniter internasional, dan resolusi PBB nan relevan.
OKI memperingatkan kegentingan eskalasi tersebut, menyatakan bahwa tindakan itu merupakan bagian dari rencana sistematis kolonialis Israel nan bermaksud untuk membubarkan dan menghancurkan kamp-kamp pengungsi di Tepi Barat, menghancurkan Jalur Gaza, serta menargetkan keberadaan institusi, fasilitas, dan staf Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).
Menurutnya, langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk melenyapkan masalah pengungsi dan melemahkan landasan hukum, politik, dan kemanusiaan. OKI lagi-lagi mendesak masyarakat internasional untuk segera mengambil tindakan untuk menekan kolonialis Israel agar menghentikan serangan dan pengepungan di kamp Qalandiya dan seluruh kamp pengungsi Palestina di Tepi Barat.
Komunitas international juga diminta untuk memberikan support kepada UNRWA dan melindungi hak-hak para pengungsi, termasuk kewenangan untuk kembali ke rumah, sesuai dengan resolusi-resolusi PBB nan relevan, khususnya Resolusi 194. (Ant/P-3)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·