Omoda O4 EV Sudah Dapat Dipesan di GIIAS 2026

8 jam yang lalu 5
Omoda O4 EV Sudah Dapat Dipesan di GIIAS 2026 (DOK JAECOO)

OMODA resmi kembali datang di Indonesia dengan identitas baru sebagai bagian dari Omoda & Jaecoo. Untuk pertama kalinya, Omoda dan Jaecoo sekarang datang berbareng dalam satu ekosistem brand dunia nan menggabungkan penemuan kendaraan listrik, teknologi hybrid, dan kepintaran buatan (AI) untuk menghadirkan pengalaman mobilitas masa depan bagi konsumen Indonesia.

Kehadiran ini menandai babak baru perjalanan Omoda di pasar otomotif nasional melalui penemuan kendaraan berbasis Artificial Intelligence (AI) nan dirancang untuk menghadirkan pengalaman mobilitas nan lebih cerdas, personal, dan selaras dengan style hidup generasi baru. Mengusung visi 'The First AI Car for Everyone', Omoda menghadirkan teknologi AI nan intuitif dan mudah diakses, sehingga pengalaman berkendara nan lebih pandai dapat dinikmati oleh lebih banyak orang.

Pada arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Omoda memperkenalkan Omoda O4 EV, mobil ini menggabungkan
elektrifikasi, kreasi futuristis berkonsep Cyber Mecha Design, serta teknologi AI dalam satu ekosistem kendaraan pintar. 

Dengan baterai 67 kWh, Omoda O4 bisa menempuh jarak hingga 553 kilometer dalam sekali pengisian daya. Omoda menegaskan transformasinya dari sebuah merek otomotif menjadi brand mobilitas cerdas nan menghadirkan pengalaman berkendara berbasis kepintaran buatan untuk kehidupan sehari-hari.

Pada penyelenggaraan GIIAS 2026, Omoda O4 EV. Bagi 1.000 pemesan pertama berkesempatan memperoleh paket benefit free upgrade senilai Rp50 juta. Benefit ini mencakup Omoda O4 Exclusive Diecast, Upgraded Electrochromatic Panoramic Roof, Upgraded AI Features, Free AI Internet Subscription selama satu tahun, serta Upgraded Wall Charger 3 in 1.

Pemesanan Omoda O4 dapat dilakukan melalui booth Omoda & Jaecoo selama periode GIIAS berlangsung, jaringan dealer nasional Omoda & Jaecoo, dan melalui situs resmi Omoda. Seluruh proses pemesanan dirancang secara transparan, sehingga calon pembeli dapat memantau antrean pemesanan melalui sistem nan tersedia. 

"Hari ini bukan sekadar tentang kembalinya Omoda ke Indonesia, tetapi juga tentang dimulainya perjalanan baru bagi brand kami. Kami sekarang datang sebagai Omoda & Jaecoo, menghadirkan portofolio kendaraan AI. Melalui Omoda  O4 sebagai The First AI Car for Everyone, kami mau menghadirkan teknologi AI nan lebih dekat, lebih intuitif, dan dapat dinikmati oleh lebih banyak masyarakat Indonesia," ujar Jim Ma, Business Unit Director of Omoda & Jaecoo Indonesia.

Bersamaan dengan kembalinya Omoda, Indonesia juga menjadi negara pertama di bumi nan memperkenalkan Omoda O4 kepada publik. Langkah ini mencerminkan kepercayaan Omoda & Jaecoo terhadap Indonesia sebagai salah satu pasar otomotif paling dinamis, dengan tingkat mengambil teknologi nan tinggi serta semakin besarnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik dan mobilitas cerdas. Omoda O4 menghadirkan pengalaman berkendara nan lebih intuitif melalui hubungan natural antara pengguna dan kendaraan. 

Teknologi ini dirancang untuk menghadirkan kendaraan nan tidak hanya berfaedah sebagai perangkat transportasi, tetapi juga sebagai intelligent companion nan bisa memahami kebutuhan penggunanya, memberikan pengalaman berkendara nan lebih personal, serta mendukung beragam aktivitas sehari-hari.

Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang di Indonesia, Omoda & Jaecoo juga terus memperkuat jaringan dealer dan jasa purna jual. Saat ini, Omoda & Jaecoo telah mempunyai 41 dealer nan tersebar di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali untuk memastikan setiap pengguna mendapatkan pengalaman kepemilikan kendaraan nan premium.

"Dengan menghadirkan The First AI Car for Everyone, Omoda & Jaecoo menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan penemuan nan menggabungkan desain, elektrifikasi, dan kepintaran buatan. Melalui sinergi Omoda dan Jaecoo nan sekarang datang bersama, kami percaya masa depan mobilitas bukan hanya tentang kendaraan nan semakin canggih, tetapi juga tentang gimana teknologi AI dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan memberikan pengalaman berkendara nan lebih pandai bagi konsumen Indonesia," tutup Jim Ma. (H-1)

Selengkapnya