PT KAI melakukan groundbreaking kediaman terjangkau di lahan 2,2 hektare area Manggarai, Jumat (21/8).(Dok. Bakom)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI resmi mengoptimalkan aset lahannya untuk mendukung penyediaan kediaman layak dan terjangkau bagi masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari kontribusi BUMN dalam menyukseskan Program 3 Juta Rumah Rakyat nan menjadi prioritas Pemerintah Republik Indonesia.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyatakan bahwa pemanfaatan aset strategis perkeretaapian ini dilakukan secara bertanggung jawab. Meski digunakan untuk hunian, KAI tetap menempatkan keselamatan dan kelancaran jasa kereta api sebagai prioritas utama dalam operasionalnya.
“Momentum ini merupakan penegasan bahwa aset perkeretaapian nan strategis dapat dioptimalkan untuk memberikan faedah nan lebih luas bagi masyarakat,” ujar Bobby saat aktivitas Groundbreaking Hunian Manggarai di Jakarta, Jumat (21/8).
Proyek kediaman di area Manggarai ini mencakup tiga blok, ialah Blok G, Blok H, dan Blok F, dengan total luas lahan mencapai 2,2 hektare. Pembangunan ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) nan memerlukan tempat tinggal di tengah kota dengan akses transportasi publik nan terintegrasi.
Dalam pelaksanaannya, KAI menerapkan tiga prinsip utama. Pertama adalah layak, nan memastikan kediaman memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan. Kedua adalah terjangkau, di mana skema pembangunan disesuaikan dengan kebijakan pemerintah bagi golongan sasaran.
Prinsip ketiga adalah berkelanjutan. Aspek ini menekankan pada efisiensi lahan, keterhubungan dengan pikulan massal, serta kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan agar area tersebut dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
Program ini sejalan dengan agenda kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan tempat tinggal berkelanjutan. Bobby berambisi pengerjaan bentuk ini segera melangkah sesuai dengan peraturan Menteri Kependudukan dan Kawasan Permukiman (PKP) nan telah ditetapkan.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·