Paredes dan AFA Terancam Sanksi FIFA Imbas Ricuh di Final Piala Dunia

20 jam yang lalu 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Leandro Paredes dan federasi sepak bola Argentina (AFA) terancam hukuman berat FIFA imbas ricuh setelah final Piala Dunia 2026.

Selepas pertandingan final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New York, Amerika Serikat, Minggu (19/7), terjadi kericuhan antarpemain, di mana Paredes menjadi pusatnya.

Paredes kedapatan melakukan tindakan garang kepada Eric Garcia dan Gavi. Insiden ini berasal dari tindakan Nahuel Molina kepada Rodri nan sedang merayakan gelar juara. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tindakan Molina ini membikin Rodri dan Gavi melakukan teguran. Saat itulah Paredes masuk dan melakukan tindakan garang ke Gavi. Karena tindakan ini Paredes mendapat kartu merah.

Mengacu Kode Disiplin FIFA, sebagaimana dilansir dari Mundo Deportivo, Paredes terancam hukuman larangan minimal tiga pertandingan pertandingan lantaran perilaku agresifnya.

"Setidaknya tiga pertandingan alias jangka waktu nan sesuai untuk menyerang [termasuk menyikut, meninju, menendang alias menggigit; meludah alias memukul] lawan." Begitu bunyi Kode Disiplin FIFA. 

Tak hanya Paredes, asisten Lionel Scaloni, Fabian Ayala bisa mendapat hukuman serupa lantaran terlibat perkelahian dengan Dani Olmo dan Eric Garcia dalam rentang nan sama dengan Paredes.

AFA juga terancam hukuman berupa denda atas kejadian penyerah trofi Piala Dunia 2026. Dalam prosesi tersebut pemain Argentina kembali badan untuk memunggungi panggung utama.

FIFA pun telah membikin pernyataan resmi bakal menginvestigasi kejadian pada final Piala Dunia 2026. FIFA tak bakal segan memberikan hukuman keras kepada para pelanggar Kode Disiplin. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/jun)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya