PT Dharma Lautan Utama mengirimkan 12 truk support untuk korban gempa Flores.(Dok.Dharma Lautan Utama)
KEPEDULIAN terhadap ribuan penduduk terdampak gempa Flores di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus berdatangan. Kali ini, support kemanusiaan datang dari PT Dharma Lautan Utama (DLU) Holding berbareng grup dan mitra usahanya.
PT Dharma Lautan Utama alias biasa disingkat menjadi DLU, adalah sebuah perusahaan pelayaran nan berkantor pusat di Surabaya, Jawa Timur. Perusahaan ini melayani transportasi laut dan penyeberangan feri di seluruh Indonesia.
Sebanyak 12 truk dengan total sekitar 60 ton support dikirim untuk memenuhi beragam kebutuhan masyarakat nan terdampak bencana. Bantuan tersebut diserahkan langsung di Posko Utama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo, Senin (24/8). Bantuan diterima langsung oleh Bupati Nagekeo Simplisius Donatus berbareng Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada.
Pengiriman support dilakukan langsung oleh Ir H Bambang Haryo Soekartono M I Pol (BHS), selaku Penasehat Utama dan Owner PT Dharma Lautan Utama sekaligus personil DPR RI Komisi VII periode 2024-2029 dari Fraksi Gerindra, berbareng Direktur Utama PT Dharma Lautan Utama Erwin H Poedjono SE dan Direktur Keuangan PT Dharma Lautan Utama sekaligus Ketua DPP Gapasdap, Khoiri Soetomo SE.
Bantuan tersebut berasal dari sumbangan pribadi Bambang Haryo Soekartono, program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Dharma Lautan Utama Holding, asosiasi Gapasdap, serta support dari sejumlah mitra upaya dan perusahaan ekspedisi nan bekerja sama dengan PT Dharma Lautan Utama.
Direktur Utama PT DLU, Erwin Poedjono, mengatakan support tersebut sengaja dikirim dalam jumlah besar untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat nan sekarang tetap berada di tengah situasi pascabencana.
“Ini untuk support korban musibah di Nagekeo nan berjumlah 12 truk. Bantuan ini berasal dari PT DLU Holding,” ujar Erwin di Posko Utama BPBD Nagekeo, Senin (24/8/2026).
JENIS BANTUAN Erwin menjelaskan, support nan dikirim tidak hanya berupa bahan pangan, tetapi juga mencakup beragam kebutuhan unik bagi golongan rentan, terutama bayi, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Bantuan tersebut antara lain beras, makanan instan, gula pasir, kopi, teh, minyak goreng, serta kebutuhan pokok lainnya.
Selain itu, PT DLU juga mengirimkan kebutuhan bayi dan balita, popok bayi, obat-obatan generik untuk menangani keluhan kesehatan ringan, toilet portabel, hingga genset berkapasitas besar. “Bantuan ini juga mencakup kebutuhan pokok bayi, balita, ibu mengandung dan ibu menyusui,” jelas Erwin.
Tak hanya kebutuhan fisik, perhatian juga diberikan kepada anak-anak nan berada di letak pengungsian. Sejumlah buku, perangkat tulis, mainan, serta kitab bergambar turut disalurkan.
Perlengkapan tersebut diharapkan dapat membantu anak-anak tetap mempunyai aktivitas belajar selama berada di posko pengungsian. “Ada buku, perangkat tulis, mainan, dan kitab bergambar. Tujuannya agar anak-anak nan berada di posko pengungsian bisa tetap belajar menulis dan membaca,” kata Erwin.
Untuk memastikan support betul-betul diterima masyarakat nan membutuhkan, Erwin menegaskan bahwa support bakal disalurkan langsung ke sejumlah posko pengungsian. “Bantuan ini bakal kami serahkan langsung ke setiap posko agar tepat sasaran,” ujarnya. (E-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·