Kebakaran di kompleks Pelabuhan Kluwut di Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, pada Selasa (28/7/2026) pagi.(Dok. MI)
KEBAKARAN dahsyat melanda kompleks Pelabuhan Kluwut di Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, pada Selasa (28/7/2026) pagi. Insiden nan terjadi saat waktu subuh tersebut mengakibatkan sedikitnya tujuh unit gedung ludes dilalap si jago merah.
Bangunan nan terbakar meliputi gudang, garasi, dan gerai nan berada di dalam area pelabuhan. Beruntung, kobaran api tidak merambat ke perahu-perahu nelayan nan tengah bersandar di dermaga.
Ketua HNSI Brebes, Rudi Hartono, mengonfirmasi bahwa akibat kebakaran hanya terbatas pada gedung di pinggir pelabuhan. "Hanya gedung nan terbakar. Tidak ada kapal motor nan terdampak," ujar Rudi saat dihubungi pada Selasa siang.
Kronologi Kejadian
Kapolsek Bulakamba, AKP M Afandi, menjelaskan bahwa api pertama kali terlihat sekitar pukul 04.30 WIB. Seorang penduduk nan hendak melaksanakan salat subuh di musala memandang kobaran api muncul dari bagian belakang penyimpanan milik Durakhman (54).
"Saksi berbareng pemilik penyimpanan langsung mengecek ke letak dan mendapati api rupanya berasal dari penyimpanan peralatan kapal milik Tarlani," ungkap Afandi.
Api dengan sigap menjalar ke gedung di sekitarnya, memicu kepanikan warga. Sejumlah penduduk berupaya memadamkan api dengan perangkat seadanya, sementara sebagian lainnya sibuk menyelamatkan barang-barang berbobot dari dalam gudang.
Penyebab dan Kerugian
Upaya pemadaman dilakukan secara intensif setelah personel Polsek Bulakamba dan petugas pemadam kebakaran tiba di letak sekitar pukul 05.00 WIB. Api baru sukses dijinakkan sepenuhnya pada pukul 06.00 WIB setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
Berdasarkan penyelidikan awal dan keterangan saksi, kebakaran diduga dipicu oleh kelalaian. Sebelum kejadian, pemilik penyimpanan berjulukan Tarlani diketahui sempat membakar ikan berbareng rekannya di dekat letak tersebut.
"Usai makan, jejak bakaran ikan tersebut ditinggal begitu saja dalam kondisi api nan belum padam total, sehingga memicu terjadinya kebakaran," jelas Afandi.
Pihak kepolisian menaksir kerugian materiil akibat musibah ini mencapai Rp500 juta. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini. (H-3)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·