ilustrasi(Dok.MI)
SEORANG pelajar berumur 16 tahun berinisial DS nan menjadi korban pembacokan di bagian kepala oleh orang tidak dikenal (OTK) di Jalan Kali Sekretaris, dekat SMPN 101 Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat. Para pelaku diduga kuat merupakan sesama pelajar.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (27/7) sekitar pukul 15.30 WIB, ketika DS tengah mengantar saudaranya, Abas (16), pulang ke rumah.
"Sampai dekat rumahnya dia (Abas), dia di depan saya, saya di belakang. Habis itu, kerabat saya nyaris ditabrak, jadi dia menghindar. Nah, jadinya tuh saya di belakangnya. Saya nengok kiri dulu nih, lantaran ngeri ada motor. Pas saya nengok kanan, saya dibacok di sininya (kepala)," kata DS di Jakarta, Selasa (28/7).
DS mengingat, pelaku penyerangan berjumlah empat orang dengan mengendarai dua sepeda motor. Salah satu pelaku mendadak mengayunkan senjata tajam sejenis mistar besi ke arah kepalanya.
"Pas lenyap bacok, mereka langsung kabur. Saya kan teriak tuh, kayak syok banget gitu. Dia (saudara saya) megangin kepala, saya teriak-teriak tuh, dia (pelaku) kabur ke kiri," ungkap DS.
Seluruh pelaku diketahui mengenakan jaket dan masker saat beraksi. Namun, salah satu terduga pelaku tampak mengenakan celana seragam sekolah.
Akibat sabetan senjata tajam tersebut, DS kudu dilarikan ke rumah sakit dan menerima tiga jahitan di bagian kepala.
Pihak family korban pun bertindak sigap dengan melaporkan peristiwa penganiayaan ini ke pihak kepolisian. Kakak korban, Devi Mariana (30), berambisi polisi bergerak sigap mengusut tuntas dan meringkus para pelaku.
"Sudah lapor ke polisi, diserahkan ke Polres lantaran katanya ini berangkaian dengan anak-anak," tutur Devi.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·