Pelatih Persib Kritik Jadwal Piala Presiden, Singgung Serangan Jantung

1 jam yang lalu 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic mengkritik minimnya waktu rehat nan diberikan panitia turnamen pramusim Piala Presiden 2026.

Tolic menyebut waktu rehat nan diberikan tidak sesuai standar FIFA. Hal itu dikarenakan tim-tim nan bakal tampil di final dan perebutan tempat ketiga hanya punya waktu rehat dua hari setelah tampil di babak semifinal.

Persib bakal meladeni Persebaya pada laga final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8). Persib lolos usai mengalahkan Persija 2-1 dan Persebaya menang 1-0 kontra Arema FC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam peraturan FIFA ada ketentuan minimal 72 jam rehat antar pertandingan. Jadi, ini berkarakter wajib. Ini adalah patokan nan dibuat untuk melindungi kesehatan bentuk dan mental para pemain di seluruh dunia," ucap Tolic dalam sesi konvensi pers setelah pertandingan musuh Persija.

"Jadi sekarang saya tidak hanya berbincang tentang para pemain Persib, saya berbincang tentang Persija, saya berbincang tentang [Persebaya] Surabaya, saya berbincang tentang Arema. Jadi saya berbincang tentang semua pemain lantaran merekalah nan kudu tampil," katanya melanjutkan.

Tolic merasa kudu bersuara demi melindungi para pemain nan bertindak di lapangan. Pelatih asal Kroasia itu pun bicara soal akibat besar nan berpotensi terjadi dengan kurangnya waktu rehat bagi para pemain nan mentas di Piala Presiden 2026.

"Jadi itulah kenapa mereka perlu dilindungi. Saya perlu melindungi para pemain dan saya perlu melindungi kesehatan mereka, lantaran bayangkan jika besok seseorang mengatakan dalam pertandingan dua hari ke depan, lampau ada pemain nan terkena serangan jantung, siapa nan bakal bertanggung jawab?" ucap Tolic.

"Atau seseorang bakal memberi tahu saya 'Oke Igor, Anda adalah pelatih, Anda nan menurunkan pemain itu dan dia meninggal' dan kemudian saya berbicara 'Oke, tidak apa-apa.' Siapa nan bakal bertanggung jawab?"

[Gambas:Video CNN]

(jal/nva)

Selengkapnya