Pelatih Spanyol Juara Piala Dunia 2010: Argentina Tim yang Mengganggu

2 hari yang lalu 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan pembimbing Timnas Spanyol, Vicente del Bosque, memberikan peringatan keras kepada skuad La Furia Roja agar tidak memandang sebelah mata kekuatan Argentina menjelang laga final Piala Dunia 2026, Minggu (19/7) waktu setempat alias Senin (20/7) awal hari WIB.

Del Bosque, nan sukses mengantar Spanyol merengkuh trofi Piala Dunia pertama mereka pada jenis 2010 di Afrika Selatan, menyebut Argentina sebagai musuh nan sangat "mengganggu" dan meminta para pemain Spanyol untuk tetap waspada.

"Argentina adalah tim nan sangat susah untuk dilawan, betul-betul 'mengganggu', jika saya boleh menggunakan istilah itu, dan mereka tahu persis apa nan kudu dilakukan di lapangan," ujar Del Bosque dalam wawancaranya berbareng surat berita El Pais, seperti dilansir Reuters.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pria berumur 75 tahun itu menunjuk kemenangan comeback dramatis Argentina atas Inggris di babak semifinal sebagai bukti sahih kualitas mentalitas sang juara bertahan.

"Secara kualitas, saya memandang final ini sedikit lebih menguntungkan Spanyol. Namun, mereka kudu sangat berhati-hati terhadap mentalitas dan pengalaman besar nan dimiliki para pemain Argentina," tambah eks pembimbing Real Madrid tersebut.

Meski begitu, Del Bosque tetap memuji konsistensi permainan Spanyol sepanjang turnamen dan menjagokan mereka untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026.

Senada dengan sang mantan pelatih, pahlawan kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2010, Andres Iniesta, juga menyampaikan dukungannya agar generasi baru La Furia Roja bisa mengikuti jejak emasnya.

"Saya sangat mau generasi ini menjadi juara dan membawa pulang bintang kedua di jersey kita," kata Iniesta.

Gelandang legendaris nan menghabiskan bertahun-tahun bermain berbareng Lionel Messi di Barcelona itu juga melempar pujian setinggi langit atas konsistensi sang kapten Argentina, nan tetap berada di level tertinggi sepak bola meski sudah menginjak usia 39 tahun.

"Saya bisa katakan dia [Messi] tetap sama seperti nan dulu: selalu membikin perbedaan, memegang peran sentral, melepaskan assist, mencetak gol, melakukan apa nan telah dia lakukan sepanjang hidupnya," puji Iniesta.

Banner Gempita Bola 2026

"Saya percaya argumen utama kenapa dia tetap aktif di usia sekarang adalah lantaran dia terus melakukan banyak perihal dengan benar, gimana langkah dia merawat kondisi fisiknya, dedikasinya pada olahraga ini, lingkungan di sekitarnya, serta kebenaran bahwa dia tetap menjaga antusiasme dan pola pikir untuk terus berkembang, baik secara perseorangan maupun sebagai seorang rekan setim," bebernya.

Partai final dambaan nan mempertemukan Spanyol dan Argentina ini bakal digelar di Stadion New York New Jersey (MetLife Stadium) pada Minggu malam waktu setempat alias Senin (20/7) pukul 02.00 WIB.

[Gambas:Video CNN]

(wiw/jun)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya