Pemerhati Hukum Minta Isu Surpres Pergantian Kapolri Tak Dijadikan Komoditas Politik

1 jam yang lalu 4

loading...

Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Saputra Hasibuan meminta rumor Surpres pergantian Kapolri tidak dijadikan komoditas politik. Foto/SindoNews

JAKARTA - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Saputra Hasibuan menduga ada golongan politik tertentu nan secara masif terus menggaungkan rumor Surat Presiden (Surpres) agar Presiden Prabowo Subianto segera mengganti Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Presiden sejauh ini diyakini tidak bakal melakukan pergantian Kapolri sampai tiba waktu nan tepat.

"Kita percaya sosok Kapolri tetap sangat dibutuhkan Presiden lantaran kinerjanya baik. Presiden tidak bakal terpengaruh dengan tekanan politik dari pihak mana pun. Derasnya rumor surpres pergantian Kapolri kita harapkan tidak bakal mengganggu keahlian Kapolri dan sebaliknya kita dukung Kapolri menujukkan keahlian semakin baik dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya, Selasa (11/8/2026).

Dosen Program Pascasarjana Universitas Bhayangkara Jakarta itu menilai posisi Kapolri tidak semestinya menjadi objek tarik-menarik kepentingan politik maupun golongan tertentu. “Kita kudu memastiksn bahwa stabilitas kepemimpinan Polri kudu kondusif dan terbebas dari politik agar agenda pemerintah melangkah tanpa gangguan,” paparnya.

Baca juga: Mensesneg Tegaskan Tak Ada Surpres Pergantian Kapolri!

Anggota Kompolnas periode 2012-2016 ini menegaskan, pergantian Kapolri merupakan kewenangan konstitusional Presiden dengan sistem nan telah diatur dalam peraturan perundang- undangan. Karena pergantian apolri tentu didasarkan pada kebutuhan organisasi, pertimbangan kinerja, serta kepentingan nasional dan bukan lantaran tekanan alias opini nan sengaja dibangun secara masif oleh kepentingan politik.

Untuk itu, Edi mengingatkan semua pihak tidak menjadikan rumor pergantian Kapolri sebagai komoditas politik untuk menciptakan kegaduhan dan keresahan di tengah masyarakat. “Kita percaya Presiden tetap sangat memerlukan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Kita minta rumor surpres ini dihentikan agar tidak menimbulkan keresahan dan mengganggu soliditas lembaga Polri,” ucapnya.

Lihat video: Respons Pergantian Dirinya, Kapolri: Hak Preoregatif Presiden

Edi menambahkan, meski Polri terus diuji, Korps Bhayangkara tersebut diharapkan tetap bekerja profesional, menjaga kamtibmas dan mendukung program pemerintah. “Kita percaya Polri tidak bakal terganggu oleh isu-isu pergantian ketua nan tidak jelas asal usulnya,” katanya.

(cip)

Selengkapnya