Pemerintah Bakal Buka Seleksi CPNS 2027, Guru Diprioritaskan

57 menit yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah berbareng DPR RI resmi memfinalisasi sejumlah kebijakan mengenai status kepegawaian pembimbing Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Salah satu keputusan nan menjadi sorotan adalah dibukanya kesempatan bagi pembimbing PPPK untuk mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) nan diproyeksikan mulai dibuka pada awal 2027.

Keputusan tersebut merupakan hasil rapat koordinasi antara pemerintah dan DPR nan membahas penataan status pembimbing PPPK, termasuk PPPK paruh waktu, pembimbing PPPK nan mau beranjak menjadi PNS, hingga pembimbing di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Agama (Kemenag).

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pembahasan mengenai status pembimbing PPPK sekarang telah memasuki tahap finalisasi.

"Kami sudah sampai pada finalisasi hasil rapat mengenai status pembimbing PPPK paruh waktu, PPPK nan mau jadi PNS di lingkungan Kemendikdasmen, termasuk pembimbing madrasah negeri dan pembimbing TK," ujar Dasco, dikutip dari unggahan IG DPR RI, Kamis (20/8/2026).

Dalam kesempatan nan sama, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini memastikan pemerintah bakal memberikan kesempatan bagi pembimbing PPPK untuk mengikuti seleksi PNS nan diperkirakan mulai dibuka pada awal 2027.

Selain itu, pembimbing PPPK paruh waktu juga bakal mendapat kesempatan untuk beranjak menjadi PPPK penuh waktu pada tahun nan sama.

"PPPK paruh waktu bakal diberikan kesempatan untuk menjadi PPPK penuh waktu nan bakal dilakukan di tahun 2027. Kemudian juga bakal diberikan kesempatan untuk PPPK pembimbing untuk ikut seleksi PNS nan bakal diperkirakan pendaftaran di awal 2027," kata Rini.

Rini mengungkapkan, saat ini jumlah pembimbing PPPK secara nasional mencapai 955.245 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 231.246 orang berstatus PPPK paruh waktu.

Adapun jumlah susunan CPNS nan bakal dibuka nantinya disesuaikan dengan proyeksi kebutuhan pembimbing nasional. Pemerintah memperkirakan kebutuhan pembimbing mencapai 526.689 susunan untuk mendukung beragam program prioritas di sektor pendidikan.

Formasi tersebut bakal dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di sejumlah program baru pemerintah, termasuk Sekolah Rakyat, Sekolah Terintegrasi, dan Sekolah Garuda.

"Nanti bakal kita buka untuk kebutuhan proyeksi pembimbing nasional 2026, termasuk di dalamnya adalah untuk kebutuhan Sekolah Rakyat dan Sekolah Terintegrasi, dan juga Sekolah Garuda," ujar Rini.

Dengan kebijakan ini, ratusan ribu pembimbing PPPK berkesempatan memperoleh status kepegawaian nan lebih permanen melalui seleksi CPNS, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di beragam daerah.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya