Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, menyalurkan air bersih di wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Serang, Banten.(Dok Pemkab Serang)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Provinsi Banten, mulai memfokuskan penyaluran support pasokan air bersih ke sejumlah desa di tujuh kecamatan nan terdampak kejadian El Nino. Wilayah-wilayah tersebut saat ini telah ditetapkan berstatus siaga darurat kekeringan.
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, meninjau langsung titik letak kekeringan di Kampung Kuaron, Kecamatan Binuang, dan Kampung Periuk, Kecamatan Carenang, pada Selasa (18/8/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan support nan diberikan pemerintah wilayah tepat sasaran.
"Saya berbareng jejeran berjamu ke masyarakat untuk memandang kondisi secara langsung. Jadi nan utama kami berikan dan pastikan adalah penyaluran air bersih kepada masyarakat nan mengalami krisis air agar tepat sasaran," ujar Ratu Rachmatuzakiyah dalam keterangannya.
Bupati menegaskan bahwa penyaluran air bersih menjadi prioritas utama dan bakal terus digencarkan selama musim kemarau berlangsung. Saat ini, krisis air dilaporkan melanda enam hingga tujuh kecamatan, meliputi Kecamatan Tirtayasa, Carenang, Petir, Binuang, Baros, dan Ciomas.
Status Siaga Darurat Kekeringan
Guna mempercepat langkah penanganan, Pemkab Serang secara resmi telah menetapkan status siaga darurat musibah kekeringan untuk satu bulan ke depan. Keputusan ini diambil menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai tandus panjang nan dipicu kejadian El Nino.
Bupati mengimbau penduduk untuk menggunakan air bersih sebijak mungkin. Ia juga meminta aparatur desa dan kecamatan untuk bergerak sigap jika kesiapan air di wilayah mereka kembali menipis.
"Manfaatkan air dengan baik. Kalau misalnya kelak butuh support air lagi, saya sudah sampaikan ke camat dan kepala desa, silakan berkoordinasi dengan perangkat kami. Insya Allah segala upaya kami lakukan," ucapnya.
Bantuan Pangan Bapanas
Selain mendistribusikan air bersih, Pemkab Serang juga menyalurkan support pangan titipan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Bantuan tersebut berupa beras sebanyak 30 kilogram untuk setiap kepala family (KK) nan terdampak.
Upaya penanganan krisis air ini turut dikawal oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Direktur Perumda Tirta Albantani Eli Mulyadi, jejeran Asisten Daerah, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengenai di lingkungan Pemkab Serang.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·