Penampakan Kereta Hidrogen Pertama India, Emisinya Cuma Uap Air

3 hari yang lalu 8

Rangkaian kereta dengan 10 gerbong ini mempunyai kapabilitas 2.600 penumpang, beraksi dua kali sehari.

Namo Green Rail, kereta berkekuatan hidrogen pertama di India, saat kunjungan media menjelang peresmiannya oleh Perdana Menteri Narendra Modi di Jind, Haryana, India, 16 Juli 2026. (REUTERS/Bhawika Chhabra)

Orang-orang berpotret dengan Namo Green Rail, kereta berkekuatan hidrogen pertama di India, menjelang peresmiannya oleh Perdana Menteri Narendra Modi di Jind, Haryana, India, Jumat (17/7/2026).(REUTERS/Bhawika Chhabra)

Namo Green Rail, kereta berkekuatan hidrogen pertama di India, saat kunjungan media menjelang peresmiannya oleh Perdana Menteri Narendra Modi di Jind, Haryana, India, 16 Juli 2026. (REUTERS/Bhawika Chhabra)

India remi berasosiasi dengan golongan negara terpilih, termasuk Jerman, Jepang, China, dan Amerika Serikat nan mempunyai kereta berkekuatan hidrogen. Kereta ini hanya menghasilkan panas dan uap air sebagai produk sampingan, pengganti nan lebih bersih daripada lokomotif diesel tradisional. (REUTERS/Bhawika Chhabra)

Namo Green Rail, kereta berkekuatan hidrogen pertama di India, saat kunjungan media menjelang peresmiannya oleh Perdana Menteri Narendra Modi di Jind, Haryana, India, 16 Juli 2026. (REUTERS/Bhawika Chhabra)

Rangkaian kereta dengan 10 gerbong ini mempunyai kapabilitas 2.600 penumpang, beraksi dua kali sehari antara kota Jind dan Sonipat di negara bagian Haryana utara, nan berbatasan dengan ibu kota negara Delhi. (REUTERS/Bhawika Chhabra)

Narendra Modi berbareng Menteri Perkeretaapian India Ashwini Vaishnaw, dan Kepala Menteri Haryana Nayab Singh Saini saat aktivitas peluncuran Namo Green Rail, kereta berkekuatan hidrogen pertama di India, di Jind, Haryana, India, 17 Juli 2026. (REUTERS/Bhawika Chhabra)

Setelah meresmikan kereta hidrogen di rute sepanjang 90 km (55 mil), Modi mengatakan India bakal terus mencari langkah untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan memperluas jaringan. (REUTERS/Bhawika Chhabra)

Namo Green Rail, kereta berkekuatan hidrogen pertama di India, saat kunjungan media menjelang peresmiannya oleh Perdana Menteri Narendra Modi di Jind, Haryana, India, 16 Juli 2026. (REUTERS/Bhawika Chhabra)

"Proyek ini menggabungkan teknologi propulsi canggih dengan penyimpanan hidrogen khusus, pengisian bahan bakar, dan prasarana operasional," kata pernyataan pemerintah pada hari Kamis. (REUTERS/Bhawika Chhabra)

Namo Green Rail, kereta berkekuatan hidrogen pertama di India, saat kunjungan media menjelang peresmiannya oleh Perdana Menteri Narendra Modi di Jind, Haryana, India, 16 Juli 2026. (REUTERS/Bhawika Chhabra)

Rangkaian kereta api ini, nan dirancang, direkayasa, dan dibangun di India, diharapkan dapat beraksi dengan kecepatan maksimum 75 km (47 mil) per jam, didukung oleh sistem propulsi sel bahan bakar hidrogen 1.200 kilowatt. (REUTERS/Bhawika Chhabra)

Namo Green Rail, kereta berkekuatan hidrogen pertama di India, saat kunjungan media menjelang peresmiannya oleh Perdana Menteri Narendra Modi di Jind, Haryana, India, 16 Juli 2026. (REUTERS/Bhawika Chhabra)

India telah melakukan elektrifikasi nyaris seluruh jaringan rel lebar sepanjang 70.000 km (43.500 mil), salah satu nan terbesar di dunia, dalam upaya untuk mencapai emisi karbon nol bersih di perkeretaannya pada tahun 2030. (REUTERS/Bhawika Chhabra)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya