Kebakaran rimba di barat daya Turki memaksa lebih dari 600 penduduk mengungsi. Petugas mengerahkan pesawat dan helikopter untuk menjinakkan kobaran api.
Petugas pemadam kebakaran berupaya menjinakkan kobaran api nan melanda Distrik Seydikemer, Provinsi Mugla, Turki, Rabu (29/7/2026). Kebakaran rimba nan terus meluas di wilayah barat daya Turki memaksa ratusan penduduk dievakuasi dari area terdampak, sementara tim darurat dikerahkan untuk mencegah api merambat ke wilayah nan lebih luas. (REUTERS/Stringer)
Gubernur Mugla Idris Akbiyik mengatakan kebakaran membakar area nan luas dan susah dikendalikan lantaran angin kencang nan terus berubah arah. Hingga saat ini, lebih dari 600 orang telah dievakuasi dari sekitar 300 rumah sebagai langkah pengamanan. (REUTERS/Stringer)
Untuk mengatasi situasi tersebut, otoritas mengerahkan lima pesawat pemadam dan 18 helikopter nan bekerja sepanjang hari menjatuhkan air ke titik-titik api. Operasi udara dilakukan secara intensif sebelum dihentikan saat mentari terbenam, sebagaimana prosedur nan biasa diterapkan dalam penanganan kebakaran hutan. (REUTERS/Stringer)
Kebakaran dilaporkan bermulai di lahan pertanian pada Rabu pagi sebelum menyebar ke area rimba di sekitarnya. Kondisi tersebut mendorong otoritas setempat melakukan pemindahan pencegahan terhadap sebuah rumah sakit nan berada di dekat letak kebakaran. (REUTERS/Ali Dinc)

54 menit yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·