Penampakan Petugas Berjibaku Padamkan Kebakaran Besar Lahap Hutan

54 menit yang lalu 2

Kebakaran rimba di barat daya Turki memaksa lebih dari 600 penduduk mengungsi. Petugas mengerahkan pesawat dan helikopter untuk menjinakkan kobaran api.

Seorang pekerja kotamadya berupaya memadamkan kebakaran rimba nan berkobar di distrik Seydikemer, provinsi Mugla, Turki, 29 Juli 2026. (REUTERS/Stringer)

Petugas pemadam kebakaran berupaya menjinakkan kobaran api nan melanda Distrik Seydikemer, Provinsi Mugla, Turki, Rabu (29/7/2026). Kebakaran rimba nan terus meluas di wilayah barat daya Turki memaksa ratusan penduduk dievakuasi dari area terdampak, sementara tim darurat dikerahkan untuk mencegah api merambat ke wilayah nan lebih luas. (REUTERS/Stringer)

Asap memenuhi langit saat kebakaran rimba melanda distrik Seydikemer, provinsi Mugla, Turki, 29 Juli 2026.

Gubernur Mugla Idris Akbiyik mengatakan kebakaran membakar area nan luas dan susah dikendalikan lantaran angin kencang nan terus berubah arah. Hingga saat ini, lebih dari 600 orang telah dievakuasi dari sekitar 300 rumah sebagai langkah pengamanan. (REUTERS/Stringer)

Sebuah helikopter pemadam kebakaran menjatuhkan air saat kebakaran rimba berkobar di distrik Seydikemer, provinsi Mugla, Turki, 29 Juli 2026.

Untuk mengatasi situasi tersebut, otoritas mengerahkan lima pesawat pemadam dan 18 helikopter nan bekerja sepanjang hari menjatuhkan air ke titik-titik api. Operasi udara dilakukan secara intensif sebelum dihentikan saat mentari terbenam, sebagaimana prosedur nan biasa diterapkan dalam penanganan kebakaran hutan. (REUTERS/Stringer)

Seorang penduduk desa membantu memadamkan kebakaran rimba di distrik Seydikemer, provinsi Mugla, Turki, 29 Juli 2026.

Kebakaran dilaporkan bermulai di lahan pertanian pada Rabu pagi sebelum menyebar ke area rimba di sekitarnya. Kondisi tersebut mendorong otoritas setempat melakukan pemindahan pencegahan terhadap sebuah rumah sakit nan berada di dekat letak kebakaran. (REUTERS/Ali Dinc)

Warga desa membantu memadamkan kebakaran rimba di distrik Seydikemer, provinsi Mugla, Turki, 30 Juli 2026.

Para intelektual menyebut pemanasan dunia telah membikin area Mediterania mengalami musim panas nan semakin panas dan kering, sehingga meningkatkan akibat kebakaran rimba dari tahun ke tahun. (REUTERS/Ali Dinc)

Seorang penduduk desa membantu memadamkan kebakaran rimba di distrik Seydikemer, provinsi Mugla, Turki, 29 Juli 2026.

Meski gelombang panas dan kebakaran rimba merupakan kejadian nan umum di wilayah tersebut, dampaknya terhadap kehidupan masyarakat dan besarnya kerusakan nan ditimbulkan semakin terasa dalam beberapa tahun terakhir akibat perubahan pola cuaca. (REUTERS/Ali Dinc)

Selengkapnya