Penampakan Taiwan Dihantam Topan Bavi, 14.000 Warga Dievakuasi

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Topan Bavi melintasi Taiwan dengan angin kencang dan gelombang tinggi. Lebih dari 14.000 penduduk dievakuasi dari wilayah pegunungan.

Pita peringatan menghalangi akses ke area pesisir saat gelombang menghantam pantai ketika Topan Bavi bergerak mendekati pantai utara Taiwan di Keelung, Taiwan, 11 Juli 2026. (REUTERS/Ann Wang)

Pita peringatan dipasang untuk membatasi akses ke area pesisir saat gelombang besar menghantam pantai di Keelung, Taiwan, seiring mendekatnya Topan Bavi pada Sabtu (11/7/2026). Badai tersebut membawa angin kencang dan gelombang tinggi nan memicu gangguan serta kerusakan ringan di sejumlah wilayah. (REUTERS/Ann Wang)

Perahu-perahu nelayan berlabuh di Pelabuhan Perikanan Zhengbin saat Topan Bavi mendekati pantai utara Taiwan di Keelung, Taiwan, 11 Juli 2026.

Gelombang besar menghantam pelabuhan di Kota Keelung, Taiwan utara. Sejumlah kapal terlihat bergegas menuju pelabuhan untuk mencari perlindungan seiring memburuknya kondisi cuaca. (REUTERS/Ann Wang)

Pagar bangunan nan rusak akibat angin kencang tergeletak di jalan saat Topan Bavi mendekati pantai utara Taiwan di Keelung, Taiwan, 11 Juli 2026.

Pagar bangunan nan rusak akibat angin kencang tergeletak di jalan saat Topan Bavi mendekati pantai utara Taiwan. Di Taipei, ranting pohon nan tumbang menghalangi sebagian jalan, sementara sejumlah skuter terguling akibat terpaan angin kencang. Di Kota Tainan, Taiwan selatan, angin juga merusak kanopi nan didirikan untuk sebuah aktivitas keagamaan sehingga petugas melakukan pembersihan. (REUTERS/Ann Wang)

Seorang laki-laki mengendarai skuter di tengah hujan saat Topan Bavi mendekati pantai utara Taiwan di Keelung, Taiwan, 11 Juli 2026.

Pemerintah Taiwan mengevakuasi lebih dari 14.000 orang dari wilayah pegunungan sebagai langkah antisipasi menghadapi Topan Bavi nan berkekuatan sedang. Topan tersebut diperkirakan membawa hujan lebat dan angin kencang, terutama di wilayah terbuka. (REUTERS/Ann Wang)

Seorang laki-laki nan mengenakan ponco hujan meninggalkan toko swalayan saat Topan Bavi mendekati pantai utara Taiwan di Keelung, Taiwan, 11 Juli 2026.

Meski secara berjenjang melemah dan diperkirakan tidak bakal mendarat langsung di Taiwan, Bavi tetap berpotensi menimbulkan akibat serius. Pemerintah mengambil beragam langkah pencegahan untuk meminimalkan akibat korban jiwa. (REUTERS/Ann Wang)

Tanaman dalam pot diamankan di luar sebuah rumah saat Topan Bavi mendekati pantai utara Taiwan di Keelung, Taiwan, 11 Juli 2026.

Curah hujan di beberapa wilayah diperkirakan mencapai nyaris satu meter. Kondisi tersebut meningkatkan akibat bencana, terutama di area pegunungan dan wilayah nan rawan terdampak cuaca ekstrem. (REUTERS/Ann Wang)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya