Penasihat Presiden Bolivia Ditangkap Terkait Kasus Penembakan Mantan Pasangannya

4 jam yang lalu 4
Penasihat Presiden Bolivia Ditangkap Terkait Kasus Penembakan Mantan Pasangannya Konsultan politik Fernando Cerimedo ditangkap di Santa Cruz mengenai kasus penembakan mantan pasangannya, Nadia Beller.(AFP)

KEPOLISIAN Bolivia menangkap Fernando Cerimedo, konsultan politik asal Argentina sekaligus penasihat dekat Presiden Rodrigo Paz, pada Selasa. Penangkapan tersebut dilakukan mengenai dugaan keterlibatannya dalam tindakan penembakan terhadap mantan pasangannya, Nadia Beller.

Cerimedo dikenal sebagai konsultan politik nan pernah menangani kampanye sejumlah tokoh sayap kanan di Amerika Latin, mulai dari Javier Milei di Argentina, mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro, hingga Rodrigo Paz di Bolivia. Ia tetap memperkuat sebagai penasihat setelah Paz resmi menjabat pada November lalu, mengakhiri 20 tahun pemerintahan sosialis di negara tersebut.

Penangkapan Cerimedo berjalan di airport kota Santa Cruz, beberapa jam setelah Beller, seorang pengacara, menjadi korban penembakan oleh pembunuh bayaran.

Berdasarkan rekaman video nan disiarkan media lokal, dua laki-laki berbusana kurir pengantar makanan mendekati Beller di luar sebuah hotel di Santa Cruz. Para pelaku melepaskan tembakan ke arah Beller sebelum akhirnya melarikan diri dari letak kejadian.

Saat menjalani perawatan di rumah sakit, Beller memberikan pernyataan mengenai kejadian nan menimpanya kepada saluran televisi lokal DTV.

"Jelas, dia (Cerimedo) mau menyingkirkan saya," kata Beller dari ranjang rumah sakit.

Beller mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Cerimedo di masa lampau membuatnya menjadi saksi dinamika internal pemerintahan dan partai ketua Presiden Paz. Ia menyatakan mengetahui sejumlah hal, termasuk indikasi dugaan kasus korupsi. Dalam kesempatannya, Beller juga menyatakan bahwa saat ini dirinya tengah mengandung empat minggu.

Jaksa Agung Roger Mariaca mengonfirmasi kepada wartawan bahwa pihak kepolisian dan kejaksaan telah meluncurkan penyelidikan resmi atas dugaan kasus percobaan femisida (femicide).

Sebelum ditangkap, Cerimedo terbang dari ibu kota pemerintahan, La Paz, menuju Santa Cruz pada Selasa pagi. Menurut laporan media lokal, dia berencana melanjutkan penerbangan menuju Buenos Aires, Argentina.

Kepala Kepolisian Santa Cruz, David Gomez, menjelaskan bahwa interogator menduga kuat motif serangan terhadap Beller berangkaian erat dengan hubungan masa lalunya berbareng Cerimedo.

Beller sendiri tercatat pernah maju sebagai calon personil kongres beberapa tahun lampau melalui partai berpatokan kiri ketua Evo Morales, presiden pribumi pertama di Bolivia. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, namanya lebih sering dikaitkan dengan golongan politik sayap kanan. (AFP/Z-2)

Selengkapnya