Pengusaha Bongkar Alasan Hotel Padat-Ramai Warga RI Check in

1 jam yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengungkapkan tingkat okupansi hotel pada kuartal II-2026 menunjukkan perbaikan dibandingkan periode nan sama tahun lalu. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh momentum libur sekolah nan meningkatkan aktivitas wisata domestik.

Sekretaris Jenderal PHRI Maulana Yusran mengatakan, selama masa libur sekolah, sejumlah wilayah tujuan wisata mencatat lonjakan tingkat kediaman hotel sekitar 20-30% dibandingkan okupansi reguler.

"Kalau kita bicara di kuartal II-2026 itu sebenarnya kita tetap lihatnya kan sampai bulan Juni kan sebenarnya tetap ada libur sekolah ya. Nah, pada saat libur sekolah memang di beberapa wilayah itu selama masa libur sekolah ada lonjakan orang nan berlibur. Jadi mungkin di beberapa wilayah nan selalu menjadi sasaran tujuan wisata, itu tetap bisa dapat peningkatan okupansi paling gak minimal itu 20% alias 30% dari okupansi reguler," kata Maulana kepada CNBC Indonesia, Senin (3/8/2026).

Menurut dia, akibat libur sekolah membikin keahlian okupansi hotel pada kuartal II-2026 lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Meski info resmi kuartal II-2026 belum dirilis, PHRI memperkirakan tingkat kediaman hotel mengalami kenaikan.

Maulana menjelaskan, sepanjang April-Mei 2026 okupansi hotel sudah meningkat sekitar 2% dibandingkan periode nan sama tahun lalu. Sementara pada Juni, pertumbuhan diperkirakan lebih tinggi lantaran mendapat dorongan tambahan dari musim liburan sekolah.

"Kalau di bulan Aprilnya itu sendiri sebenarnya, dari April-Mei juga ada tumbuh tuh untuk di 2026 jika kita bandingkan dengan tahun 2025. Paling tidak itu tumbuh sekitar 2% untuk April-Meinya. Nah tinggal di bulan Juni, bulan Juni kan juga pasti tumbuh. Jadi semestinya bisa jauh bisa lebih tinggi jika dibandingkan tahun 2025," ujarnya.

Meski demikian, Maulana mengatakan peningkatan okupansi tersebut tidak terlepas dari aspek musiman, ialah adanya periode libur panjang nan mendorong masyarakat melakukan perjalanan wisata.

"Iya ada membaik pada saat musim liburnya. Jadi gini, kuartal I-2026 terbantu lantaran ada libur lebaran kan gitu. Terus kuartal II-2026, Juninya juga terbantu cukup besar pada saat libur sekolah ya," ucapnya.

PHRI pun memperkirakan keahlian okupansi hotel pada kuartal II-2026 bakal lebih baik dibandingkan periode nan sama tahun lampau berkah kontribusi libur sekolah nan menjadi pendorong utama meningkatnya permintaan bilik hotel.

(dce) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya