ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNBC Indonesia - Kereta Api menjadi moda transportasi nan mengangkut penumpang terbanyak pada Mei 2026.
Berdasarkan info Badan Pusat Statistik, jumlah penumpang pikulan kereta pada Mei 2026 mencapai 46,96 juta orang. Jumlah tersebut turun 2,73% dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm), namun naik 4,17% jika dibandingkan Mei 2025 (year-on-year/yoy).
Sementara untuk pikulan sungai, danau, dan penyeberangan (ASDP) sepanjang Mei 2026 mengangkut 4,51 juta orang. Adapun jumlah tersebut turun 3,88% mtm, namun naik 16,66% yoy.
Di sisi lain, pikulan laut domestik bisa mengangkut 2,66 juta orang per Mei 2026. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, nomor itu turun 8,23% mtm, namun bertumbuh 6,45% yoy.
Kemudian pikulan udara domestik tercatat mengangkut 4,11 juta orang per Mei 2026 alias turun 10,11% dari April 2026 dan ambruk 9,22% dibandingkan Mei 2025.
Sedangkan pikulan udara internasional tercatat mengangkut 1,65 juta orang. Jumlah tersbeut meningkat 5,98% dari bulan sebelumnya dan turun 6,41% dari Mei tahun lalu.
Dibandingkan lainnya, hanya pikulan udara internasional nan mencatatkan pertumbuhan positif bulanan.
"Secara bulanan terjadi penurunan jumlah penumpang pada moda transportasi pikulan udara domestik Angkutan laut domestik, pikulan kereta, dan juga ASDP Hanya satu ialah pikulan udara internasional nan mengalami peningkatan," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Ateng Hartono saat konvensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta pada Rabu (1/7/2026).
Sementara untuk pikulan barang, jumlah peralatan nan diangkut pada Bulan Mei meningkat secara bulanan untuk pikulan laut domestik dan kereta.
Angkutan peralatan melalui laut tercatat 42,69 juta ton pada Mei 2026. Jumlah tersebut tumbuh tipis 0,39% dibandingkan April 2026 dan naik 2,75% dari Mei 2025.
Sementara pikulan peralatan dengan kereta tercatat 6,44 juta ton alias naik 4,08% dari bulan April 2026 dan turun0,99% dibandingkan Mei 2026.
Kemudian, pikulan udara domestik hanya mengangkut 0,0496 ton pada Mei 2026 alias turun 0,6% dibandingkan April 2026 dan ambruk 14,04% dari Mei 2025.
(arj/arj)
Addsource on Google

1 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·