Jakarta, CNN Indonesia --
Timnas Indonesia menang besar atas Kamboja itu biasa. Skuad Garuda apalagi pernah menang 13 gol pada babak grup Piala AFF.
Sepanjang sejarah Piala AFF sejak jenis 1996, sudah biasa Indonesia menang besar atas tim semenjana seperti Kamboja, Filipina, Laos, Timor Leste, alias Brunei Darussalam.
Muncul pemain nan menonjol pada babak grup pun terbilang lumrah. Bambang Pamungkas, Budi Sudarsono, dan Ilham Jaya Kesuma juga pernah mencetak hattrick pada babak grup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, Bambang dan Zainal Arief pernah mencetak quattrick di babak grup. Oleh lantaran itu kemenangan atas Kamboja tidak bisa menjadi tolok ukur bakal performa Timnas Indonesia.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir sadar betul bakal perihal tersebut. Menurut Erick kemenangan atas Kamboja bukan gambaran seutuhnya kekuatan Indonesia, termasuk striker Mitchell Baker.
"Pertandingan awal saya rasa cukup baik, tetapi pertandingan melawan Vietnam itu nan bisa menjadi kunci. Bagaimana tim kita di AFF ini memandang leveling-nya, ya," kata Erick di Pakansari, Senin (27/7).
"Bukan berfaedah menganggap remeh juga kelak pertandingan berikutnya, Timor Leste ataupun dengan Singapura, tapi ya, hari ini ya saya rasa buat pertandingan pertama baik."
Dalam sejarah Indonesia di Piala AFF, euforia babak grup selalu berujung nestapa. Skuad Garuda dipuja-puji di babak grup secara berlebihan, nan efeknya melempem pada fase akhir.
Indonesia belum pernah juara Piala AFF. Dalam 15 jenis sebelumnya, catatan terbaik Indonesia adalah enam kali runner up. Dalam enam jenis itu, Indonesia selalu menang besar di babak grup.
Oleh lantaran itu peringatan Erick sangat relevan bagi Timnas Indonesia. Oleh karena itu pula peringatan ini layak dijadikan cemeti untuk tampil lebih solid, matang, dan rendah hati.
"Kami bakal merayakan [kemenangan] sedikit malam ini, tetapi setelah itu kembali fokus," ucap John Herdman memastikan tim asuhannya tetap rendah hati usai menang atas Kamboja.
(abs/nva)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·