Jakarta, CNN Indonesia --
Persebaya Surabaya sukses menjadi juara Piala Presiden 2026 usai mengalahkan Persib Bandung lewat drama adu penalti di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8) malam.
Menit-menit awal laga dua klub lawas ini menghadirkan situasi nan alot. Persib dan Persebaya nan berupaya membangun serangan berjumpa dengan lini pertahanan musuh nan solid dan kukuh.
Perlahan daya jangkau Maung Bandung dan Bajul Ijo bisa semakin mendekati kotak penalti lawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Skema serangan apik dari Persebaya berujung gol pada menit ke-20. Umpan terobosan di sisi kanan bisa disambut Rachmat Irianto. Rian nan lari dari belakang kemudian melepaskan bola ke depan mulut gawang Persib. Ramadhan Sananta nan tidak dikawal menyambar bola dan membobol gawang Teja Paku Alam.
Keunggulan Persebaya hanya memperkuat tiga menit. Skuad Pangeran Biru menyamakan kedudukan setelah Patricio Matricardi menuntaskan kesempatan dari dalam kotak penalti. Kelengahan pemain-pemain Persebaya nan memberi ruang pada Matricardi tidak disia-siakan pemain Argentina itu.
Pada menit ke-29 Persib punya kans dari sepakan Balsa Sekulic di dalam kotak penalti. Ernando Ari bisa menepis bola dan menghasilkan tendangan sudut.
Persib dan Persebaya terus berupaya mencari gol kedua melalui open play alias bola mati.
Pada menit-menit akhir babak pertama Persebaya menekan, tetapi tak ada gol tercipta. Skor 1-1 mengiringi langkah para pemain ke ruang ganti.
Di babak kedua, duel semakin bergairah. Baik Persib maupun Persebaya saling menebar ancaman. Namun, tak ada gol nan tercipta hingga pertengahan laga paruh kedua.
Maung Bandung lebih sering menekan di menit-menit akhir dan memaksa Persebaya lebih sibuk bertahan. Sayangnya tak ada gol tambahan nan tercipta hingga babak kedua berakhir.
Pertandingan pun terpaksa dilanjutkan ke babak extra time.
Di awal babak pertama perpanjangan waktu, kedua tim sama-sama berupaya menekan. Akan tetapi laga berjalan alot dan tetap kesulitan cetak gol.
Pada menit ke-112, Persib kudu bermain dengan 10 orang setelah Mario Peralta dikartu merah. Akan tetapi Persebaya kandas memanfaatkan untung kelebihan pemain. Skor seri 1-1 memperkuat hingga babak extra time rampung.
Uilliam Baros nan maju sebagai penyelenggara pertama Persib bisa dimentahkan kiper pengganti Persebaya, Reza Pratama. Tembakan Uilliam ke arah kanan sukses ditepis Reza.
Masing-masing empat penyelenggara Persebaya dan persib sukses cetak gol. Namun, Drama bersambung ketika pengeksekusi terakhir Persebaya, Yuran Fernandes juga kandas menunaikan tugasnya dengan sempurna. Tembakannya bisa diblok kiper Persib.
Penendang ketujuh Persib, Hamra Hamzah, kemudian sukses diblok Reza Arya. Giedson jadi pahlawan Persebaya setelah tembakannya sukses menjebol gawang Persib sekaligus memastikan kemenangan Persebaya dengan skor 6-5.
Susunan Pemain Inti Persib vs Persebaya:
Persib XI: Teja Paku Alam; Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, Ikhwan Tanamal; Guaycochea, Gakuto Notsuda; Luka Menalo, Adam Alis, Uilliam Barros; Balsa Sekulic.
Persebaya XI: Ernando Ari; Arief Catur P, Walber, Yuran Fernandes, Jefferson; Risto Mitrevski, Rachmat Irianto; Malik Risaldi, Francisco Rivera, Miguel Pereira; Ramadhan Sananta.
(jun)

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·