ARTICLE AD BOX
loading...
Ilustrasi UU Pemilu. Foto: Dok SINDO
JAKARTA - Komisi II DPR bakal melakukan safari ke sejumlah partai politik nonparlemen dan juga organisasi kemasyarakatan untuk mempertajam Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Revisi Undang-Undang (RUU) Pemilu. Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda menjelaskan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut rapat koordinasi berbareng Pimpinan DPR.
Dalam rapat itu, disepakati perlu mempertajam DIM sebagai dasar pembahasan RUU Pemilu. “Ya, kami kemarin rapat koordinasi dengan Pimpinan DPR, mengenai dengan RUU Pemilu. Kita sepakati untuk terus mempertajam DIM RUU Pemilu. Pimpinan DPR dalam perihal ini adalah Prof. Dasco memberikan support terhadap aktivitas nan selama ini dilakukan oleh Komisi II DPR RI mengundang sejumlah pakar, ahli, dan stakeholders kepemiluan Komisi II,” ujar Rifqi dikutip, Sabtu (4/7/2026).
Legislator dari Fraksi Partai NasDem ini menjelaskan, Pimpinan DPR Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) juga mengarahkan Komisi II DPR melakukan silaturahmi ke partai-partai non parlemen dan beragam organisasi kemasyarakatan seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Walubi, organisasi-organisasi keagamaan Kristen.
Baca juga: Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
“Beliau (Sufmi Dasco) juga memberikan pengarahan untuk kami melakukan silaturahmi kepada partai-partai non-parlemen dan organisasi kemasyarakatan seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, mungkin Walubi, dan seterusnya, organisasi-organisasi keagamaan Kristen, dan seterusnya," ujar Rifqi.
"Untuk kita menyerap aspirasi dan bisa memandang gimana ekspektasi serta konsep nan diberikan partai-partai non-parlemen dan organisasi-organisasi tersebut mengenai dengan blueprint kepemiluan dan kerakyatan kita,” tambahnya.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·