Petarung Keturunan Indonesia Tatap UFC, Ikuti Jejak Jeka Saragih

1 jam yang lalu 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Petarung keturunan Indonesia, Bilal Hasan menatap panggung UFC sekaligus mengikuti jejak Jeka Saragih lewat Dana White's Contender Series (DCWS) Season 10.

Bilal Hasan bakal berkompetisi melawan Mridul Saikia asal India di kelas terbang alias flyweight pada Selasa (11/8) mendatang. Pemenang duel ini bakal terbuka jalannya untuk lebih dekat dengan perjanjian UFC.

"Jeka sudah membuka jalan [di UFC] dan saya bakal mengikuti jejaknya serta menjadi lebih baik. Insya Allah satu hari kelak saya bakal melakukannya dengan baik," kata Bilal, Kamis (6/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petarung dengan style unik strike sigap itu berupaya mengembangkan kualitas dengan gulat agar handal di pertarungan bawah. Fighter 25 tahun itu mau terus memperluas spektrum kemampuannya.

"Nomor satu adalah latihan. Saya selalu latihan. Saat ini saya rutin berada di Charlie's Combat Club Washington setiap pekan untuk mengasah grappling," ujar Bilal.

Petarung kelahiran Oahu, Hawaii dari pasangan orang tua asal Bogor, Jawa Barat itu optimistis bisa menang. Kepercayaan diri itu berangkat dari caranya memandang kelemahan lawan.

"Saya lihat musuh tidak begitu bagus dengan grappling. Striking dia juga biasa saja. Saya pikir dia adalah petarung biasa," ucapnya.

Lebih lanjut, Bilal juga membentuk kepercayaan diri dengan perihal menarik di luar pertarungan. Bangga dengan latarbelakang Indonesia, sebelum berkompetisi dirinya senantiasa makan nasi sebagai sumber karbohidrat sekaligus memperkukuh identitas keluarganya.

"Sebelum berkompetisi saya wajib makan nasi. Harus makan nasi. Selain itu saya juga senang mendengar lagu Michael Jackson. Kemudian kudu minum kopi dan banyak minum air putih," tuturnya.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/nva)

Selengkapnya