Jakarta, CNN Indonesia --
Fans Argentina dilaporkan meminta pertandingan final Piala Dunia 2026 melawan timnas Spanyol di Stadion New Jersey diulang lantaran banyak kontroversi dalam laga tersebut.
Dikutip dari Marca, petisi nan meminta final Piala Dunia 2026 diulang berasal dari fans berjulukan Gisela Sanchez. Sampai dengan Kamis (23/7) pagi waktu Indonesia, petisi tersebut dilaporkan mendapat 61.500 tanda tangan.
Namun laporan dari Khaosod, petisi itu nyaris mendekati 80 ribu tanda tangan, tepatnya 78.956 tanda tangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kampanye itu, Gisela Sanchez menyerukan laga melawan Spanyol dalam final Piala Dunia 2026 diulang lantaran keahlian wasit Slavko Vincic nan buruk. Wasit asal Slovenia tersebut dituduh 'kontroversial dan korup', sehingga merugikan La Albiceleste dalam momen-momen krusial laga itu.
Sanchez menuding Vincic jelas memihak satu tim atas tim lainnya, mengubah jalannya pertandingan nan menyebabkan kekecewaan besar bagi para pemain, pelatih, dan terutama, para penggemar.
"Karena argumen ini, badan pengatur sepak bola perlu meninjau insiden-insiden itu dengan kesungguhan dan transparansi, dan mempertimbangkan mengulang final tanpa pengaruh wasit korup," kata Sanchez.
Meski begitu, cerita berbeda datang dari Argentina. Media El Canciller menyatakan laporan soal petisi nan meminta final Piala Dunia 2026 diulang itu palsu. Media tersebut menyatakan tidak ada rencana alias inisiatif resmi nan mewakili negara.
Dalam final Piala Dunia 2026 di Stadion New Jersey, akhir pekan lalu, timnas Spanyol juara setelah mengalahkan Argentina 1-0 lewat gol tunggal Ferran Torres pada menit ke-106.
Pertandingan itu diwarnai kartu merah Enzo Fernandez nan menjegal keras Pau Cubarsi pada injury time babak kedua.
Tidak hanya itu, usai final Piala Dunia 2026 terdapat kericuhan nan disebabkan oleh pemain Argentina, Nahuel Molina, hingga melibatkan kekerasan dari Leandro Paredes dan asisten pembimbing Roberto Ayala.
(sry/nva)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
3







English (US) ·
Indonesian (ID) ·