PGN Edukasi Penggunaan Gas Bumi ke UMKM Bojonegoro Terkait

53 menit yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Area Bojonegoro menggelar edukasi interaktif dengan pelaku UMKM mengenai pemanfaatan gas bumi secara kondusif dan optimal. PGN mau terus tumbuh berbareng dengan sektor UMKM nan menjadi penggerak ekonomi daerah.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Subholding Gas Pertamina untuk menyebarluaskan pemahaman mengenai terkait karakter gas bumi, budaya keselamatan, serta langkah penanganan awal andaikan terjadi hambatan maupun kejadian di tempat usaha.

Edukasi berjudul "Sinergi Bersama PGN Area Bojonegoro: Wujudkan UMKM Tangguh, Hemat Energi, dan Berdaya Saing" diselenggarakan di Hotel Eastern, Jalan Veteran, Bojonegoro, pada Rabu (22/07/2026). Selain memperkenalkan nilai efisiensi dan keamanan gas bumi, PGN memastikan para pelaku upaya dapat menjalankan aktivitas produksinya dengan rasa nyaman.

Sebagai corak kepedulian bersama, PGN membujuk untuk senantiasa menjaga keandalan instalasi gas di letak usaha. Langkah sederhana nan dapat dilakukan antara lain memastikan pipa gas berada pada jarak kondusif dari sumber api dan instalasi kelistrikan, menempatkan instalasi gas di area nan kering dan mempunyai sirkulasi udara (ventilasi) nan baik, serta memastikan meteran gas berada di area nan aman.

Apabila menemui indikasi kebocoran gas, masyarakat diimbau untuk tetap tenang. Segera lakukan langkah pengamanan awal ialah tidak menyalakan api maupun peralatan listrik, menutup seluruh kran gas, membuka pintu dan jendela agar sirkulasi udara lancar, serta memeriksa titik kebocoran dengan mengucapkan air sabun pada sambungan pipa.

Area Head PGN Bojonegoro Faishal Arief mengungkapkan gas bumi mempunyai karakter lebih ringan daripada udara sehingga mudah menguap ke atmosfer, tidak mudah meledak, ramah lingkungan, serta telah diberi unsur pembau (odorant) dan kebocoran lebih mudah terdeteksi.

"Kami mau selalu mendampingi pelaku usaha. Apabila terjadi hambatan pada instalasi sambungan pipa gas, pengguna dapat langsung menutup keran gas, serta segera menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135 alias jasa resmi WA PGN agar tim teknis kami dapat segera memberikan penanganan sesuai dengan standar keamanan dan keselamatan," ujar dia dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (30/7/2026).

Infrastruktur jargas sebenarnya sama praktis dan amannya dengan instalasi air bersih alias listrik nan lazim digunakan sehari-hari. Energi gas bumi dialirkan dari pipa utama PGN menuju kompor alias peralatan produksi pelaku upaya melalui sistem pipa nan tertata rapi di dinding.

Dengan konsep utilitas modern ini, para pelaku UMKM tidak perlu lagi melakukan bongkar-pasang tabung, sehingga akibat penggantian bahan bakar dapat diminimalisir dan area dapur menjadi jauh lebih bersih serta ringkas. Faishal juga menyampaikan apresiasi atas support dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

"Kami berterima kasih kepada Disdagkop UM serta Bagian Perekonomian dan SDA Pemkab Bojonegoro nan senantiasa bersinergi mendorong suasana upaya nan maju serta mendukung transisi penggunaan daya berkepanjangan di Bojonegoro," tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Bidang (Kabid) Bina Usaha Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) Kabupaten Bojonegoro Yuri Nur Rahmawati, perwakilan Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Bojonegoro Wiega Bagus Andriyanto, pelaku upaya laundry, UMKM, restoran, serta dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Melalui pemanfaatan gas bumi, pelaku upaya diharapkan bisa menekan biaya operasional sekaligus memperoleh kepastian pasokan daya nan andal selama 24 jam.

Kabid Bina Usaha Perdagangan Disdagkop UM Kabupaten Bojonegoro, Yuri Nur Rahmawati menilai bahwa masyarakat Bojonegoro sangat menantikan ekspansi jasa jargas PGN PGN. Menurutnya, gas bumi mempunyai banyak keunggulan, mulai dari pasokan nan stabil hingga sangat sesuai dimanfaatkan oleh pelaku usaha.

"Kami berambisi jargas dapat terus diperluas diperluas," ujar Yuri.

Antusiasme juga terpancar dari para peserta nan hadir. Salah satunya dari Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Bojonegoro, Sri Artiningsih. Ia mengaku senang dan mendapat banyak manfaat. Terutama dapat mengenal produk PGN untuk rumah tangga dan pengusaha mini dan industri.

"Gas bumi ini memperingan beban upaya kami. Selain lebih hemat, juga praktis, efisien, tersedia 24 jam, dan ramah lingkungan," ujar Sri.

Dalam kesempatan nan sama, Dimas Setiawan dari Dewan Asosiasi Laundry Indonesia, memaparkan potensi besar upaya laundry di Bojonegoro berasas riset nan dilakukannya selama lebih dari satu tahun. Ia juga membagikan strategi membangun upaya laundry nan efisien, termasuk pemanfaatan gas bumi PGN untuk menekan biaya operasional.

(rah/rah) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya