ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) unjuk gigi arena Integrated Operation Centre (IOC) Forum & Hackathon Artificial Intelligence/Machine Learning (AI/ML) Hulu Migas 2026. Melalui arena nan diselenggarakan SKK Migas, PHR sukses mendapatkan apresiasi berkah empat penemuan digital berbasis kepintaran buatan (Artificial Intelligence/AI) nan dikembangkan.
Capaian tersebut mempertegas posisi PHR sebagai salah satu pionir transformasi digital di industri hulu migas Indonesia. Termasuk, menunjukkan gimana penerapan AI bisa menghadirkan akibat nyata terhadap efisiensi operasi, produktivitas, serta ketahanan daya nasional.
Deputi Eksploitasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Surya Widiantoro menjelaskan, tujuan diadakannya kejuaraan bermaksud untuk membenahi serta memunculkan ide-ide cemerlang dari insan ahli dan perguruan tinggi. Untuk itu, kejuaraan inovatif semakin krusial mengingat kondisi dunia nan tidak dapat diprediksi.
"Industri hulu migas menjadi backbone terhadap jalannya ekonomi di Indonesia. Oil and gas menjadi penopang," ujar Surya dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (10/7/2026).
Adapun empat penemuan tersebut mencakup beragam aspek operasi hulu migas. Mulai dari optimasi operasi rig, peningkatan keberhasilan stimulasi kimia, pengamanan aset melalui pemantauan gambaran satelit, hingga optimasi operasi fishing.
Secara keseluruhan, lanjut dia, inovasi-inovasi tersebut bisa memberikan akibat signifikan melalui peningkatan produktivitas, efisiensi biaya operasional, pengurangan emisi karbon, serta pembuatan nilai ekonomi hingga triliunan rupiah.
Di samping itu, Direktur Utama PHR, Muhamad Arifin mengatakan, pencapaian tersebut bukan sekadar keberhasilan dalam sebuah kompetisi, melainkan bukti nyata bahwa Zona Rokan telah berkembang menjadi laboratorium penemuan bagi industri hulu migas nasional.
"Jika kita bicara Digital Innovation, Blok Rokan menjadi center of excellence-nya subholding upstream. Apa nan kita punya menjadi benchmark dan anchor baik di area maupun regional," terang dia.
Lebih dari itu, keberhasilan ini juga mencerminkan kuatnya kerjasama lintas kegunaan di lingkungan PHR. Tim developer berasal dari beragam disiplin, mulai dari subsurface, operasi produksi, engineering, hingga teknologi informasi, nan bersama-sama merancang solusi untuk menjawab tantangan operasional di lapangan.
Pendekatan kolaboratif tersebut menghasilkan penemuan nan tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat kualitas pengambilan keputusan di lapangan melalui pemanfaatan info dan AI.
Mendorong Transformasi Operasi Hulu Migas
Keempat penemuan ini dikembangkan untuk menjawab beragam tantangan operasi hulu migas melalui pemanfaatan kepintaran buatan (Artificial Intelligence/AI). Masing-masing solusi dirancang untuk meningkatkan efisiensi, mempercepat pengambilan keputusan, memperkuat keandalan operasi, serta menciptakan nilai tambah nan terukur bagi perusahaan.
Lebih dari sekadar pencapaian dalam kompetisi, kelahiran penemuan tersebut diharapkan dapat direplikasi dan diperluas penerapannya di beragam wilayah kerja migas di Indonesia. Pada akhirnya, manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas dalam mendukung peningkatan produksi migas nasional sekaligus mempercepat transformasi digital di sektor hulu. Berikut info mengenai empat penemuan tersebut:
i-RSS: AI untuk Meningkatkan Efisiensi Operasi Rig
Tim C.O.R meraih Juara 1 kategori surface KKKS - Implementation dengan mengembangkan AI-Driven Integrated Rig Support Services (i-RSS), sebuah platform berbasis AI nan mengintegrasikan beragam jasa pendukung operasi pengeboran dan workover. Sistem ini membantu pengambilan keputusan secara lebih sigap dan jeli dalam mengelola ribuan sumur aktif di Wilayah Kerja Rokan.
Implementasi i-RSS sukses menurunkan Rig Non-Productive Time (NPT) hingga 71% serta mengurangi kehilangan produksi minyak sebesar 76%. Keberhasilan tersebut menjadi fondasi krusial dalam mewujudkan konsep digital oilfield berbasis AI nan mendukung operasi pengeboran menjadi lebih efisien, andal, dan produktif.
AI-Chemist 2.0: Meningkatkan Presisi Stimulasi Kimia
Tim AI-Chemist 2.0 meraih Juara 1 kategori subsurface - KKKS Implementation dengan mengembangkan solusi berbasis machine learning untuk meningkatkan efektivitas program stimulasi kimia di Lapangan Duri Heavy Oil. Melalui integrasi tiga model machine learning, sistem bisa merekomendasikan formulasi dan kandidat sumur dengan tingkat kecermatan nan lebih tinggi.
Penerapan teknologi ini meningkatkan tingkat keberhasilan stimulasi kimia dari 55% menjadi 86%, sekaligus mendorong peningkatan produksi minyak (oil gain) nan signifikan.
LandGuard AI: Melindungi Aset melalui Peringatan Dini
Tim LandGuard meraih juara I kategori surface - KKKS Proof of Concept dengan menghadirkan sistem pemantauan berbasis AI nan memanfaatkan gambaran satelit resolusi tinggi untuk mendeteksi aktivitas perambahan lahan secara otomatis. Sistem ini memberikan peringatan awal sehingga potensi gangguan terhadap akomodasi operasi dapat diidentifikasi dan ditangani lebih cepat.
Melalui penerapan LandGuard AI, PHR sukses menyelamatkan potensi produksi minyak sebesar 4.634 MBO. Inovasi ini tidak hanya memperkuat perlindungan aset perusahaan, tetapi juga menjaga keberlangsungan operasi migas secara lebih kondusif dan berkelanjutan.
JORUN AI: Optimalisasi Operasi Fishing Berbasis Data
Tim F.O.C.U.S mendapat Juara 3 kategori subsurface - KKKS Implementation dengan mengembangkan JORUN AI (Journey of Optimal Recovery and Unlocking New Potential), sebuah AI-powered decision support platform untuk pekerjaan fishing. Sistem ini memanfaatkan kajian info historis dan beragam parameter operasi guna membantu menentukan strategi penanganan nan paling efektif.
JORUN AI dikembangkan untuk mengatasi tingginya ketidakpastian pada pekerjaan fishing nan selama ini tetap berjuntai pada pengalaman perseorangan dan proses manual. Implementasi JORUN AI menghasilkan penghematan biaya operasional, meningkatkan produktivitas hingga 31%, serta menurunkan emisi karbon sekitar 937 ribu ton CO₂.
Sejak diimplementasikan di PT Pertamina Hulu Rokan Zona Rokan pada periode Maret-Desember 2025, JORUN AI sukses mendukung penyelenggaraan 244 pekerjaan fishing tanpa kegagalan (Zero Failed Jobs) dan menjadi fondasi penerapan AI-powered decision support untuk beragam operasi Drilling & Well Intervention (DWI) lainnya.
Di masa mendatang, PHR bakal terus berupaya memperluas penerapan teknologi AI ke beragam jasa operasi hulu migas lainnya, seperti wireline, electric submersible pump (ESP), coiled tubing, fracturing, hingga manajemen logistik. Dengan adanya ekspansi penerapan ini diharapkan semakin memperkuat posisi PHR sebagai penggerak transformasi digital industri hulu migas Indonesia sekaligus mendukung pencapaian sasaran produksi migas nasional melalui operasi nan lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.
(bul/bul)
Addsource on Google

2 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·