Jakarta, CNN Indonesia --
Timnas Indonesia akan menghadapi skuad Kamboja nan sedang berupaya naik kelas pada Piala AFF 2026.
Pernah ada hasil akhir 8-0 saat Indonesia berjumpa Kamboja. Fakta nyata 22 tahun lampau tak layak lagi jadi tolok ukur. Dunia banyak berubah, begitu pula sepak bola.
Bakal menjadi petaka andaikan John Herdman dan anak asuhnya menyepelekan Kamboja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Negeri Seribu Pagoda bukan juara memperkuat dan tidak punya nama besar di sepak bola area Asia Tenggara sehingga tak seperti Thailand, Vietnam, alias Singapura. Namanya jauh dari kandidat juara.
Bosan jadi sekadar penggembira, Kamboja pun mau terpandang di lapangan hijau. Beragam langkah jadi upaya. nan paling santer adalah belajar ke Jepang sembari menggaet pemain-pemain naturalisasi.
Meski tidak bisa mengangkat ranking secara signifikan, tetap berada di ranking 175 dalam ranking FIFA alias kedelapan di area Asia Tenggara, Kamboja bisa menunjukkan kekuatan dengan mengalahkan Hong Kong nan punya ranking FIFA lebih baik pada laga uji tanding Juni 2026.
Selain itu Kamboja juga hanya kalah selisih satu gol dalam laga uji tanding tahun lampau dengan Tajikistan dan Vietnam, nan unggul sekitar 70-an ranking di ranking FIFA.
Skuad didikan Koji Gyotoku itu pun bisa menunjukkan daya saing dalam Piala AFF dua tahun lalu. Angkor Warrior menahan seri Malaysia, serta kalah tipis dari Singapura dan Thailand.
Pada Piala AFF tahun ini, Kamboja bakal lebih dulu menghadapi Singapura dalam laga pertama nan berjalan Jumat (24/7). Tiga hari berselang Kamboja bakal datang ke Stadion Pakansari menghadapi Timnas Indonesia.
(nva/sry)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·