Jakarta, CNBC Indonesia - PT Isuzu Astra Motor Indonesia tengah memperluas pasar ekspor kendaraan niaga buatan dalam negeri. Saat ini, produk Isuzu Traga nan dibuat di Karawang telah dikirim ke puluhan negara dengan volume ribuan unit setiap tahun.
Perusahaan menyebut ekspansi ekspor dilakukan secara berjenjang dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing negara. Penyesuaian spesifikasi kendaraan juga menjadi bagian krusial sebelum memasuki pasar baru.
"Ekspor Isuzu sekarang tetap Isuzu Traga. Setahunnya kurang lebih sekitar 6.000 sampai 7.000 unit. Untuk negaranya sudah lebih dari 27 negara dan tetap bakal terus kami kembangkan. nan paling besar itu Filipina," kata Communication Management Department Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Puti Annisa Moeloek di booth GIIAS 2026, Kamis (6/8/2026).
Selain Filipina, Isuzu juga telah mengirim Traga ke sejumlah negara di area Amerika Tengah. Namun perusahaan tetap terus mempelajari kesempatan pembukaan pasar ekspor baru, termasuk Papua Nugini.
Perusahaan tidak hanya mengejar penambahan jumlah negara tujuan ekspor. Isuzu juga memastikan setiap negara mempunyai kebutuhan nan sesuai dengan karakter kendaraan nan diproduksi di Indonesia.
"Kami tidak mau sekadar ekspor. Kami bakal mempelajari negara-negara nan memang mempunyai kebutuhan terhadap Isuzu Traga. Pasti bakal ada penyesuaian juga. Seperti di Filipina misalnya menggunakan setir kiri sehingga perlu dilakukan penyesuaian sesuai kebutuhan customer," ujarnya.
Meski ekspor terus bertumbuh, Isuzu memastikan penjualan domestik tetap menjadi kontributor terbesar bagi upaya perusahaan.
"Kita setahun itu tetap lebih banyak domestik," sebut Puti.
(arj/arj)
[Gambas:Video CNBC]

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·