Polar AI Browser Otomatiskan Pekerjaan, Raih Pendanaan Rp92 Miliar

52 menit yang lalu 2
Polar AI Browser Otomatiskan Pekerjaan, Raih Pendanaan Rp92 Miliar Ilustrasi(Magnific)

PERSAINGAN browser berbasis kepintaran buatan (AI) sekarang memasuki fase baru. Jika sebelumnya banyak developer berkompetisi menghadirkan chatbot AI untuk membantu pencarian info di internet, sekarang arah inovasinya mulai bergeser ke otomatisasi pekerjaan sehari-hari.

Salah satu pendatang baru nan menarik perhatian adalah Polar AI Browser, sebuah browser nan dirancang unik untuk membantu pekerja ahli alias knowledge worker menghemat waktu dengan mengerjakan beragam tugas berulang secara otomatis. Menurut laporan TechCrunch, startup ini apalagi telah memperoleh pendanaan awal sebesar Rp92 miliar (setara US$5,7 juta) dari perusahaan modal ventura Madrona untuk mengembangkan teknologinya.

Fokus pada Produktivitas, Bukan Sekadar Chatbot AI

Berbeda dengan browser AI generasi pertama nan mengandalkan chatbot sebagai fitur utama, Polar justru berfokus pada peningkatan produktivitas pengguna.

Menurut TechCrunch nan dikutip Telset, pendiri Polar, Kevin Zhang, mantan insinyur Perplexity menilai bahwa kebanyakan browser AI saat ini tetap terlalu berorientasi pada pencarian info alias membantu tugas sesekali, seperti memesan tiket pesawat maupun reservasi restoran. Padahal, aktivitas tersebut tidak dilakukan pengguna setiap hari.

Karena itu, Polar memilih menyasar kalangan ahli nan setiap harinya bekerja dengan banyak tab browser, mulai dari analis, pemasar, peneliti, perekrut hingga tim operasional perusahaan.

Mampu Mengotomatiskan Tugas Berulang

Keunggulan utama Polar terletak pada keahlian agen AI nan dapat menjalankan beragam pekerjaan rutin tanpa perlu dilakukan secara manual.

Pengguna dapat memberikan petunjuk kepada AI berasas tab nan sedang dibuka, menyimpan prompt nan sering digunakan, menjadwalkan alur kerja otomatis, hingga menjalankan tugas lintas tab secara bersamaan.

Dengan pendekatan tersebut, pekerjaan administratif nan biasanya menyantap waktu dapat diselesaikan lebih sigap tanpa kudu berpindah-pindah aplikasi alias membikin skrip otomatisasi nan rumit.

Dirancang untuk Pengguna Nonteknis

Salah satu perihal nan membedakan Polar dari beragam platform otomatisasi lainnya adalah kemudahan penggunaannya.

Browser ini dirancang agar dapat digunakan oleh siapa saja, termasuk pengguna nan tidak mempunyai keahlian pemrograman. Seluruh proses otomatisasi dibuat melalui antarmuka nan sederhana sehingga pengguna cukup memberikan petunjuk kepada AI tanpa kudu menulis kode.

Pendekatan ini membikin teknologi otomatisasi menjadi lebih mudah diakses oleh kalangan ahli dari beragam bidang.

Menggunakan Model Freemium

Polar menerapkan model upaya freemium. Pengguna dapat mencoba beragam fitur AI dengan kuota angsuran harian secara gratis.

Sementara itu, bagi pengguna nan memerlukan kapabilitas lebih besar untuk otomatisasi pekerjaan, tersedia paket berlangganan nan dimulai dari US$20 per bulan, sebagaimana dilaporkan Telset.

Menariknya, Kevin Zhang mengungkapkan bahwa banyak pengguna tetap memakai browser utama mereka untuk aktivitas sehari-hari, sementara Polar digunakan ketika mereka memerlukan support AI untuk mengerjakan tugas-tugas nan kompleks dan berulang.

Menandai Arah Baru Perkembangan Browser AI

Kehadiran Polar menunjukkan bahwa industri browser AI mulai bergeser dari sekadar menghadirkan chatbot menuju pemasok AI nan betul-betul dapat bekerja secara mandiri.

Tren tersebut juga mulai terlihat pada sejumlah perusahaan teknologi lain nan sekarang lebih konsentrasi mengembangkan pemasok AI untuk meningkatkan produktivitas pengguna dibanding hanya menyediakan fitur pencarian berbasis percakapan.

Apabila pendekatan ini sukses diterima pasar, browser AI di masa depan kemungkinan tidak lagi hanya menjadi perangkat untuk menjelajah internet, tetapi juga berkedudukan sebagai asisten digital nan bisa menyelesaikan beragam pekerjaan secara otomatis, sehingga pengguna dapat lebih konsentrasi pada tugas nan memerlukan produktivitas dan pengambilan keputusan. (Telset/Z-2)

Selengkapnya