Polisi Amankan 9 Remaja Diduga Terlibat Video Viral Geng Motor Bersenjata di Indramayu

2 jam yang lalu 2
Polisi Amankan 9 Remaja Diduga Terlibat Video Viral Geng Motor Bersenjata di Indramayu Tim URC Polres Indramayu sukses amankan sembilan anak diduga personil geng motor(MI/Nurul Hidayah)

UNIT Reaksi Cepat (URC) Polres Indramayu mengamankan sembilan remaja. Diduga mereka terlibat dalam kejadian nan viral di media sosial

Berdasarkan info nan sukses dihimpun publik dibuat resah dengan beredarnya video viral di sosial media berupa tindakan sekelompok remaja bermotor nan membawa senjata tajam. Aksi tersebut terjadi di sekitaran Bunderan Perahu, Jalan Nasional, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Indramayu, pada Sabtu (25/7) awal hari sekitar pukul 03.00 WIB. 

Tim URC nan telah dibentuk bergerak dan hasilnya  sebanyak sembilan remaja laki-laki sukses diamankan pihak kepolisian. Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno membenarkan penangkapan tersebut.

“Kesembilan remaja itu diduga mempunyai keterkaitan dengan video viral geng motor nan meresahkan masyarakat. Saat ini keseluruhannya tetap menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh interogator Satreskrim Polres Indramayu," tutur Tarno, Selasa (28/7). 

Penangkapan, lanjut Tarno, dilakukan pada Senin (27/7) di sejumlah titik letak di wilayah Kecamatan Balongan. Dari tangan para terduga pelaku, polisi turut mengamankan peralatan bukti berupa enam unit telepon genggam nan diduga berangkaian dengan tindak kejahatan tersebut.

“Berdasarkan hasil pendataan awal, sebagian besar dari sembilan remaja nan diamankan tersebut tetap berstatus sebagai pelajar dengan rentang usia antara 14 hingga 17 tahun,” tutur Tarno.

Dari hasil pemeriksaan sementara di Mapolres Indramayu, para remaja tersebut mengakui keberadaan mereka di letak kejadian. Mereka berkilah awalnya beriktikad menuju salah satu pusat kuliner di Kota Indramayu. Namun, situasi berubah ketika golongan mereka bersitegang dan terlibat tindakan saling lempar batu dengan golongan remaja lainnya.

Merasa tidak terima, salah seorang dari rombongan tersebut kemudian membujuk rekan-rekannya pulang untuk mengambil senjata tajam jenis samurai serta sejumlah botol kaca, sebelum akhirnya kembali mendatangi letak kejadian di letak Bunderan Perahu.

Setibanya di lokasi, kedua golongan sempat bersiap untuk tawuran. Beruntung, kejadian bentrok bentuk berskala besar sukses dicegah setelah munculnya kendaraan melintas nan membikin panik rombongan tersebut hingga akhirnya membubarkan diri.

“Dari pengakuan para pelaku, seusai kejadian itu mereka sempat berkeliling kota sembari membawa senjata tajam sebelum membuangnya saat menyadari abdi negara kepolisian mulai melakukan pengejaran dan patroli,” tutur Tarno. 

Selanjutnya Tarno mengimbau kepada seluruh orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka di luar rumah, terutama pada jam-jam rawan malam hari.

"Peran family sangat krusial dalam mencegah anak-anak terlibat kenakalan remaja maupun kejahatan jalanan. Kami membujuk seluruh orang tua untuk lebih memperhatikan pergaulan dan aktivitas anak-anaknya," ungkap Tarno. 

Kepada masyarakat juga diminta untuk tidak ragu berperan-serta menjaga keamanan lingkungan dengan segera melapor andaikan mendapati aktivitas mencurigakan nan mengarah pada tindakan geng motor alias potensi gangguan kamtibmas lainnya.

"Apabila masyarakat memandang alias mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui jasa Call Center Polri 110 alias instansi kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti," tutur Tarno. (UL)

Selengkapnya