Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Permukiman Tradisional Sade Lombok Tengah

1 jam yang lalu 2
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Permukiman Tradisional Sade Lombok Tengah Suasana Desa Sade di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.(MI/Susanto)

PIHAK kepolisian belum bisa mengungkap penyebab kebakaran nan melalap rumah-rumah di Dusun Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kapolres Lombok Tengah, Kombes Hariyanto mengatakan belum diketahui penyebab kebakaran lantaran tetap dalam penyelidikan.

“Saat ini kita tetap olah TKP, berbareng Polres, Polda dan kita juga minta dibackup Labfor Bali,” kata Hariyonto kepada wartawan Minggu (23/08).

Bupati Lombok Tengah, Pathul Gani menegaskan, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut, sedangkan terhadap penduduk nan terdampak tidak ada nan sampai mengungsi jauh-jauh setelah terjadi kebakaran, melainkan mengamankan diri ke rumah-rumah family mereka nan berada di wilaya sekitar tidak jauh dari Sade.

“Tidak ada diantara mereka nan misalnya mengungsi ke Praya sana melainkan hanya di sekitar sini, di rumah -rumah keluarga,” katanya.

Dia mengatakan tentang rekonstruksi kembali rumah waraga, kudu didiskusikan baik-baik, lantaran rumah-rumah itu dibangun dari atapnya ilalang,

“Jangan sampai terjadi lagi peristiwa seperti itu di kemudian hari, termasuk soal jalan masuk lantaran ada kaitannya dengan pemindahan dan sebagainya,” kata Pathul.

Sebagaimana dikatahui permukiman tradisional Sade terbakar pada Sabtu (22/08) sekitar pukjul 22.00 Wita. Akibatnya sebanyak 150 KK terdampak. 

Selain rumah, juga terdapat sebuah mesjid, 69 arts shop, toilet, bale beleq dan beberapa akomodasi lainnya.

“Jika ditotal kurang lebih sekitar Rp34 milyar," ujar Pathul. (YR)

Selengkapnya