Potret Kyiv Luluh Lantak Diamuk Putin! Diserbu 570 Drone-Rudal Rusia

2 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Serangan udara besar Rusia kembali mengguncang Kyiv. Tim penyelamat tetap mencari korban di reruntuhan

Sebuah ledakan menerangi langit di atas kota selama serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 2 Juli 2026. (REUTERS/Anna Voitenko)

Ledakan besar menerangi langit malam Kyiv, Ukraina, saat Rusia melancarkan rentetan serangan rudal dan pesawat tak berawak pada Kamis (2/7/2026). Gempuran tersebut kembali menghantam ibu kota Ukraina dan menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah. Tim penyelamat tetap menyisir reruntuhan gedung di beragam letak untuk mencari korban nan diduga tetap tertimbun puing-puing.(REUTERS/Anna Voitenko)

Tim penyelamat membawa seorang wanita nan ditemukan di bawah reruntuhan di dalam gedung apartemen nan terkena serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia semalam, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 2 Juli 2026.

Operasi pencarian dan pengamanan difokuskan di sebuah gedung apartemen di tepi kiri Kyiv nan sebagian ambruk akibat serangan. Petugas darurat, paramedis, dan tim penyelamat dikerahkan untuk mengevakuasi korban serta mencari penduduk nan tetap dinyatakan hilang. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)

Para sukarelawan, paramedis, dan petugas penyelamat membawa seorang penduduk nan terluka di letak gedung apartemen nan rusak akibat serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia semalam, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 2 Juli 2026.

Pejabat Ukraina melaporkan sedikitnya 13 orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan tersebut. Namun, dalam perkembangan terbaru, jumlah korban tewas disebut meningkat menjadi sedikitnya 17 orang seiring berlanjutnya proses evakuasi. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)

Petugas pemadam kebakaran bekerja di letak gedung apartemen nan rusak akibat serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 2 Juli 2026.

Menurut Angkatan Udara Ukraina, Rusia meluncurkan 74 rudal dan 496 drone dalam salah satu serangan terbesar sejak perang berlangsung. Sistem pertahanan udara Ukraina sukses mencegat sebagian besar proyektil tersebut, tetapi 25 rudal balistik dan 12 drone tetap menghantam 33 letak di beragam wilayah, termasuk Kyiv. (REUTERS/Stringer)

Sebuah tayangan drone menunjukkan tim penyelamat bekerja di letak sebuah rumah pribadi nan rusak akibat serangan rudal dan drone Rusia semalam, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 2 Juli 2026.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mempersingkat kunjungannya ke Dublin pada Rabu (1/7) malam setelah memperingatkan warganya mengenai potensi serangan besar nan bakal datang. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)

Warga melangkah melewati mobil-mobil nan gosong terbakar akibat serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia semalam, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 2 Juli 2026.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia melalui Telegram menyatakan pihaknya melancarkan "serangan besar-besaran" menggunakan senjata presisi jarak jauh nan diluncurkan dari udara, darat, dan laut, serta drone. Moskow menyatakan sasaran serangan adalah akomodasi militer, prasarana energi, dan airport di Kyiv serta sejumlah letak lainnya. (REUTERS/Alina Smutko)

Warga berdiri di samping kawah nan terbentuk di letak tersebut akibat serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia semalaman, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 2 Juli 2026.

Warga berdiri di tepi kawah nan terbentuk akibat serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia semalaman. Selain menghantam area permukiman, gempuran tersebut juga merusak Palladin Institute of Biochemistry, salah satu pusat riset biokimia terkemuka di Ukraina. Sebagian kompleks institut dilalap api, sementara petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan kobaran nan terjadi. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)

Orang-orang berkumpul di dekat gedung nan rusak akibat serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia semalam, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 2 Juli 2026.

Memasuki tahun kelima perang, Rusia terus meningkatkan intensitas serangan rudal dan drone, terutama terhadap Kyiv. Di sisi lain, Ukraina juga memperluas serangan drone ke sektor daya Rusia nan menyebabkan kerusakan prasarana dan memicu kelangkaan bahan bakar di sejumlah wilayah Rusia. (REUTERS/Alina Smutko)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya