Kebakaran rimba besar melanda wilayah Spokane, Negara Bagian Washington, Amerika Serikat (AS), memaksa sekitar 60.000 penduduk meninggalkan rumah mereka.
Sisa-sisa rumah nan luluh lantak terlihat di area Spokane, Negara Bagian Washington, Amerika Serikat (AS), Minggu, setelah dilanda kebakaran rimba besar. Bencana tersebut menghanguskan ratusan rumah dan bangunan, sementara para pejabat setempat memperingatkan kobaran api tetap belum sukses dipadamkan dan berpotensi terus meluas. (REUTERS/David Ryder)
Mengutip Reuters, Senin (3/7/2026) Kebakaran rimba besar melanda wilayah Spokane, dan memaksa sekitar 60.000 penduduk meninggalkan rumah mereka. Kobaran api juga telah menghancurkan sekitar 600 bangunan, termasuk rumah dan tempat usaha.(REUTERS/David Ryder)
Kebakaran nan dikenal sebagai Spokane Area Fire terdiri dari tiga titik api besar nan terus meluas dan menakut-nakuti area permukiman nan telah diperintahkan untuk dievakuasi. (REUTERS/David Ryder)
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Spokane, Tom Williams, mengatakan hingga Minggu waktu setempat, kebakaran belum sukses dikendalikan.
Tim penanganan kejadian federal mencatat luas area nan terbakar telah mencapai 5.390 acre alias sekitar 2.180 hektare. Meski kerusakan nan ditimbulkan sangat besar, otoritas setempat menyatakan belum ada laporan korban jiwa maupun korban luka akibat musibah tersebut. (REUTERS/David Ryder)
Wali Kota Spokane, Lisa Brown, menyebut kebakaran ini sebagai "bencana alam terburuk nan pernah dihadapi wilayah kami'. Selain menghancurkan ratusan bangunan, kebakaran juga melumpuhkan pasokan listrik. Sekitar 10.000 pelanggandilaporkan mengalami pemadaman listrik pada Minggu sore. (Tyler Vanwert/via REUTERS)
Secara keseluruhan, lebih dari 250.000 acre alias sekitar 101.000 hektare lahan sedang terbakar di beragam wilayah Negara Bagian Washington.
Gubernur Washington Bob Ferguson telah menetapkan status darurat di seluruh negara bagian. Ia juga mengaku telah berbincang dengan Presiden Donald Trump untuk meminta support dari Federal Emergency Management Agency (FEMA) guna mempercepat penanganan bencana. (REUTERS/David Ryder)

54 menit yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·