Ketegangan kembali meningkat setelah pangkalan PMF di Irak, milisi nan didukung Iran, menjadi sasaran serangan udara nan disebut dilakukan AS-Arab Saudi.
Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas. Sejumlah pangkalan Pasukan Mobilisasi Populer Irak alias Popular Mobilization Forces (PMF) menjadi sasaran serangan udara nan disebut dilakukan oleh Arab Saudi dan Amerika Serikat (AS) pada Rabu (29/7/2026). (REUTERS/Khalid Al-Mousily)
Serangan dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Irak, termasuk Bartella di Provinsi Nineveh serta Basra. Sejumlah akomodasi milik PMF mengalami kerusakan akibat serangan tersebut. Foto-foto memperlihatkan kondisi setelah serangan terjadi. Sejumlah kehancuran terlihat di mana satu gedung gosong dan rata dengan tanah. (REUTERS/Khalid Al-Mousily)
Di Mosul, sejumlah orang terlihat membawa jenazah dari bilik mayit Rumah Sakit Umum Al Hamdaniya. Jenazah tersebut disebut diyakini merupakan personil PMF nan tewas dalam serangan terhadap beberapa pangkalan golongan tersebut Rabu. (Al Ahad/Handout via REUTERS)
Rekaman nan diperoleh Reuters, sebagaimana dikutip Kamis (30/7/2026) juga memperlihatkan penduduk berkumpul di sekitar rumah sakit setelah serangan. Sejumlah orang tampak bereaksi atas tewasnya personil PMF. (Al Ahad/Handout via REUTERS)
Sementara di Basra, personil PMF terlihat berjaga di luar markas Komando Operasi Basra setelah letak tersebut dilaporkan menjadi salah satu sasaran serangan udara. (REUTERS/Essam Al-Sudani)
Arab Saudi membenarkan bahwa militernya melakukan serangan terhadap kelompok-kelompok nan didukung Iran di Irak. Riyadh menyebut operasi tersebut dilakukan berkoordinasi dengan Komando Pusat Amerika Serikat alias US Central Command (CENTCOM). PMF sendiri merupakan payung bagi sejumlah golongan bersenjata di Irak nan mempunyai hubungan dengan beragam kekuatan politik dan keagamaan. Sejumlah faksi di dalamnya diketahui mempunyai kedekatan dengan Iran. (REUTERS/Essam Al-Sudani)
Serangan ini berpotensi meningkatkan ketegangan antara negara-negara nan berkawan dengan Amerika Serikat dan kelompok-kelompok bersenjata nan mempunyai hubungan dengan Iran di kawasan. Foto lain juga memperlihatkan gimana hasil serangan di pangkalan lainnya membikin gedung tak bersisa. (REUTERS/Khalid Al-Mousily)
source on Google

57 menit yang lalu
3







English (US) ·
Indonesian (ID) ·