Potret Udara Terkini Banjir Bandang Nepal-Tibet, Petaka Baru Terungkap

1 hari yang lalu 4

Potret terbaru menunjukkan gimana banjir bandang nan menyerang Nepal, juga menghancurkan Tibet China. Ancaman baru pun terungkap

Foto udara menunjukkan kerusakan akibat banjir bandang dan tanah longsor di Daerah Otonomi Tibet, China, Kamis (27/8/2026). (REUTERS/PLA Tibet Military District)

Foto udara menunjukkan kerusakan akibat banjir bandang dan tanah longsor di Daerah Otonomi Tibet, China, Kamis (27/8/2026). (REUTERS/PLA Tibet Military District)

Foto udara menunjukkan kerusakan akibat banjir bandang dan tanah longsor di Daerah Otonomi Tibet, China, Kamis (27/8/2026). (REUTERS/PLA Tibet Military District)

Tim penyelamat melakukan pencarian di lembah dan lereng bukit Himalaya setelah banjir bandang nan menewaskan sedikitnya 469 orang dan menyebabkan nyaris 1.000 orang hilang. (REUTERS/PLA Tibet Military District)

Foto udara menunjukkan kerusakan akibat banjir bandang dan tanah longsor di Daerah Otonomi Tibet, China, Kamis (27/8/2026). (REUTERS/PLA Tibet Military District)

Kedua negara mengatakan runtuhnya gletser pada Rabu (26/8) pagi mengirimkan aliran besar batu, es, lumpur, dan puing-puing nan mengalir deras melalui sistem sungai pegunungan Himalaya, menyapu desa-desa dan prasarana krusial di sepanjang rute nan ramai dilalui para pendaki dan peziarah nan menghubungkan Kathmandu dengan Lhasa di Tibet. Dari mereka nan hilang, setidaknya 540 adalah penduduk negara asing. (REUTERS/PLA Tibet Military District)

Foto udara menunjukkan kerusakan akibat banjir bandang dan tanah longsor di Daerah Otonomi Tibet, China, Kamis (27/8/2026). (Tangkapan Layar Video/REUTERS)

Pejabat setempat mengatakan helikopter penyelamat belum dapat mendarat di beberapa wilayah terdampak sampai ketinggian air mulai surut. Sebagian besar area musibah juga tetap mengalami pemadaman listrik. Endapan lumpur dan material banjir nan menumpuk turut menyulitkan proses pemindahan maupun pencarian korban.  (Tangkapan Layar Video/REUTERS)

Foto udara menunjukkan kerusakan akibat banjir bandang dan tanah longsor di Daerah Otonomi Tibet, China, Kamis (27/8/2026). (REUTERS/PLA Tibet Military District)

Sementara itu Nepal dan China sekarang mengungkap ancaman "petaka" baru. Banjir baru berisiko datang lantaran dua waduk terancam jebol. (REUTERS/PLA Tibet Military District)

Selengkapnya