Ilustrasi(ANTARA/Budi Candra Setya)
PENGURUS Pusat Indonesia Cycling Federation (ICF) menyatakan optimisme tinggi menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Cabang olahraga balap sepeda diyakini bisa melampaui sasaran satu medali emas nan telah ditetapkan oleh pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Sekretaris Jenderal PP ICF, Jadi Rajagukguk, mengungkapkan bahwa kepercayaan ini didasarkan pada pertimbangan mendalam terhadap performa atlet nasional selama satu tahun terakhir. Peningkatan signifikan terlihat baik dari hasil kejuaraan internasional maupun lonjakan ranking atlet di level Asia dan dunia.
"Target Kemenpora itu satu emas, tetapi kami memandang kesempatan untuk mendapatkan lebih dari itu berasas hasil pembinaan, pelatihan, try out, dan ranking point atlet," ujar Jadi usai pembukaan Kejurnas Track Indonesia 2026 di Jakarta International Velodrome, Jumat (31/7).
Persaingan di Level Elit Asia
Saat ini, atlet sepeda Indonesia dinilai telah bisa memberikan perlawanan sengit kepada negara-negara kuat seperti Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan. Dominasi Indonesia mulai terlihat pada ranking perseorangan maupun poin nasional di beberapa disiplin balap sepeda.
Menurut Jadi, beberapa nomor unggulan nan diproyeksikan menjadi lumbung lencana emas antara lain BMX, Mountain Bike (MTB), Track Team Pursuit, Road Putri, dan Freestyle. Di sektor MTB, Indonesia apalagi menempatkan atletnya di jejeran 10 besar dunia.
Berikut adalah ringkasan potensi dan posisi atlet Indonesia di beberapa nomor unggulan berasas keterangan PP ICF:
| Mountain Bike (MTB) | Ranking 2 & 3 Asia, Ranking 10 Dunia | Emas |
| Freestyle | Runner-up Asia World Cup (Jepang) | Emas |
| BMX | Jajaran atas ranking Asia | Emas |
| Track Team Pursuit | Kompetitif di level internasional | Emas |
Persiapan Terakhir Menuju Aichi-Nagoya
Meski mempunyai modal ranking nan bagus, Jadi menekankan bahwa aspek non-teknis dan keberuntungan di lapangan tetap memegang peranan krusial dalam pertandingan resmi. Oleh lantaran itu, persiapan bentuk dan mental terus dimatangkan hingga menjelang keberangkatan.
Sebagai agenda uji coba terakhir, tim BMX Indonesia dijadwalkan bakal bertolak ke Malaysia untuk mengikuti Kejuaraan Asia BMX nan berjalan pada 5-8 Agustus 2026. Ajang ini bakal menjadi parameter terakhir untuk mengukur kesiapan atlet sebelum berkompetensi di panggung tertinggi Asia.
"Semua sudah dipersiapkan. Sekarang tinggal gimana tampil maksimal saat pertandingan. Faktor keberuntungan juga tetap ada dalam olahraga," pungkas Jadi. (Ant/Z-1)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·