Prabowo Subianto Tinjau Bencana Nagekeo NTT Pastikan Bantuan Pemerintah

14 jam yang lalu 1
Prabowo Subianto Tinjau Bencana Nagekeo NTT Pastikan Bantuan Pemerintah Presiden Prabowo Subianto meninjau pengungsi musibah di Nagekeo, NTT.(Dok. Bakom)

PRESIDEN Prabowo Subianto meninjau langsung kondisi penduduk terdampak musibah di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8). Dalam kunjungan tersebut, Presiden menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk terus datang dan memberikan support penuh selama masa pemulihan berlangsung.

Saat menyapa penduduk di Posko Pengungsian Lapangan Berdikari, Presiden Prabowo menyampaikan rasa belasungkawa nan mendalam kepada masyarakat Flores nan kehilangan personil family akibat musibah ini. Ia memastikan bahwa pemerintah tidak bakal membiarkan masyarakat berjuang sendirian dalam menghadapi masa sulit.

“Jadi percayalah pemerintah tidak bakal membiarkan kerabat sendiri. Kita datang dan kita bakal terus membantu saudara-saudara,” tegas Presiden Prabowo di hadapan para pengungsi.

Presiden menjelaskan bahwa pemerintah pusat terus memantau perkembangan di lapangan dan telah menyiapkan beragam langkah penanganan darurat. Fokus utama saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar terpenuhi dan menyiapkan prasarana pendukung agar aktivitas masyarakat bisa segera kembali normal.

Salah satu prioritas nan ditekankan adalah keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak di pengungsian. Presiden menyatakan bahwa langkah-langkah sementara telah disiapkan agar aktivitas belajar mengajar dapat segera dimulai kembali, meskipun untuk sementara waktu kudu dilakukan di dalam tenda demi aspek keamanan.

Terkait rehabilitasi gedung dan rumah warga, Presiden meminta masyarakat untuk bersabar. Berdasarkan rekomendasi para ahli, diperlukan waktu sekitar tiga minggu untuk memastikan kondisi wilayah betul-betul kondusif dari ancaman musibah susulan sebelum proses pembangunan dimulai.

“Menurut para ahli, kita butuh kurang lebih sabar, mungkin maksimal tiga minggu lagi baru lewat kondusif semuanya. Setelah itu, baru kita mulai bangun hunian-hunian sementara dan perbaikan rumah-rumah,” pungkasnya. (Z-10)

Selengkapnya