ARTICLE AD BOX
Thomas COEX / AFP(Mikel Merino)
TIMNAS Prancis bakal menghadapi Spanyol pada semifinal Piala Dunia FIFA 2026 di Dallas Stadium, Rabu (15/7) pukul 02.00 WIB, dalam laga nan mempertemukan dua tim pusat kekuatan sepak bola Eropa.
Spanyol melangkah ke semifinal setelah menyingkirkan Belgia dengan skor 2-1 pada perempat final, sementara Prancis lolos usai mengalahkan Maroko 2-0. Les Bleus memburu pencapaian berhistoris sebagai negara ketiga nan bisa menembus tiga final Piala Dunia secara beruntun setelah tampil pada jenis 2018 dan 2022.
Pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi Prancis membalas dua kekalahan beruntun dari Spanyol dalam turnamen besar, sekaligus membuktikan hasil regenerasi nan dijalankan pembimbing Didier Deschamps sejak Piala Eropa 2024.
Kekalahan 1-2 pada semifinal Euro 2024 menjadi awal perubahan besar di tubuh Prancis. Setelah sempat unggul melalui Randal Kolo Muani, Les Bleus kudu mengakui kelebihan Spanyol nan membalikkan keadaan lewat gol Lamine Yamal dan Dani Olmo.
Sejak saat itu Deschamps mulai membangun generasi baru dengan mengandalkan pemain-pemain muda seperti Desire Doue, Michael Olise, dan Manu Kone, seiring berakhirnya era Antoine Griezmann, Olivier Giroud, Benjamin Pavard, serta Kingsley Coman di tim nasional.
Pelatih Prancis juga mengubah pendekatan strategi dari susunan 4-3-3 menjadi 4-2-3-1 nan lebih ofensif.
Perubahan tersebut mulai terlihat ketika Prancis kembali menghadapi Spanyol pada semifinal UEFA Nations League 2025. Meski kalah 4-5, Les Bleus tampil lebih garang dengan menciptakan lebih banyak kesempatan dan mulai bisa mengimbangi penguasaan bola La Roja.
Perkembangan itu bersambung sepanjang Piala Dunia 2026. Prancis tampil lebih seimbang antara menyerang dan memperkuat dengan lini depan nan dihuni Ousmane Dembele, Michael Olise, Desire Doue, dan Kylian Mbappe.
Selain lebih tajam, Les Bleus juga menunjukkan pertahanan nan solid setelah hanya kebobolan satu gol dalam lima pertandingan terakhir.
Kematangan permainan mereka terlihat saat menyingkirkan Paraguay pada babak 16 besar dan Maroko di perempat final. Dalam dua pertandingan tersebut, Prancis tetap sabar membangun serangan sebelum memastikan kemenangan pada babak kedua.
Di kubu Spanyol, kepercayaan diri tengah meningkat setelah menyingkirkan Belgia untuk memastikan tempat di empat besar. Tim didikan Luis de la Fuente juga mempunyai modal positif lantaran selalu mengalahkan Prancis dalam dua pertemuan terakhir di level tim nasional.
Laga Prancis vs Spanyol ini sekaligus kembali mempertemukan dua bintang generasi berbeda, Kylian Mbappe dan Lamine Yamal. Keduanya telah saling berhadapan sebanyak 10 kali di level klub maupun tim nasional.
Yamal lebih dominan dari sisi hasil pertandingan dengan delapan kemenangan, termasuk dua kemenangan berbareng Spanyol atas Prancis pada semifinal Euro 2024 dan UEFA Nations League 2025. Namun, Mbappe lebih produktif secara perseorangan dengan sembilan gol dibanding enam gol nan dicetak Yamal dalam seluruh pertemuan mereka.
Pada Piala Dunia 2026, Yamal mencatat sejarah sebagai pemain pertama berumur 18 tahun alias lebih muda nan tampil dalam lebih dari lima pertandingan dalam satu edisi. Sementara, Mbappe berupaya membawa Prancis kembali ke final sekaligus mendekatkan diri pada gelar Piala Dunia keduanya setelah menjadi juara pada jenis 2018.
Semifinal di Dallas diperkirakan berjalan ketat lantaran mempertemukan Spanyol nan mempertahankan kekuasaan dalam beberapa tahun terakhir dengan Prancis nan datang membawa wajah baru serta ambisi mengakhiri kelebihan La Roja dalam rivalitas kedua tim. (Ant/Z-4)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·